Senin, 18 Juni 2018 | 14:30 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Banyuwangi ikuti kompetisi kota wisata bersih se-ASEAN

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
<p>Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur ditunjuk Kementerian Pariwisata untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi Kota Wisata Bersih tingkat ASEAN (ASEAN Clean Tourist City Award - ACTC) 2017.</p><p>Dalam kompetisi tersebut, destinasi wisata Banyuwangi akan bersaing dengan kota lain di Asia Tenggara untuk meraih penghargaan tertinggi bidang pariwisata di tingkat ASEAN tersebut.</p><p>"Ini kebanggaan sekaligus tugas berat bagi kami sebagai salah satu wakil Indonesia dalam kompetisi wisata bersih se-Asia Tenggara. Meskipun tergolong pemain baru di bidang pariwisata, kami terus berupaya membenahi destinasi wisata kami, terutama kebersihannya," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Minggu (17/9).</p><p>Ia mengatakan Banyuwangi terpilih sebagai nominator kota wisata bersih karena sektor pariwisata di kabupaten berjuluk "The Sunrise of Java" itu terus bergeliat dengan mengusung konsep ekoturisme, Banyuwangi berhasil mengembangkan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya, dan ekonomi masyarakat lokal.</p><p>Selain itu, lanjutnya Banyuwangi lima kali berturut-turut meraih Adipura, lambang supremasi kebersihan kota di Indonesia karena pariwisata tidak dapat dipisahkan dari faktor kebersihan lingkungan.</p><p>"Kalau lingkungan kotor, mustahil wisatawan akan masuk, sehingga kami selalu mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan, termasuk di tempat-tempat wisata. Bahkan tiga tahun terakhir, kami terus menggelar festival toilet bersih sebagai bentuk kampanye kebersihan kami," tuturnya.</p><p>Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pariwisata MY. Bramuda mengatakan sejumlah objek wisata Banyuwangi akan bersaing dengan ratusan objek wisata lain di Asia Tenggara, sehingga wisata bahari Bangsring Undewater di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo dan Grand New Watudodol (GWD), Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro yang dipilih untuk mengikuti kompetisi ACTC Award 2017.</p><p>"Dua objek itu kami pilih karena pengelolanya memiliki visi yang sama dalam masalah kebersihan. Contohnya wisata Bangsring, secara periodik mereka mengajak masyarakat di sekitar lokasinya untuk kerja bakti membersihkan sampah lewat pengeras suara, terutama saat pengunjung ramai. Ini juga sebagai edukasi ke pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan," tuturnya.</p><p>Pengelola wisata Bangsring Underwater yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Samudra Bhakti pada tahun 2017 berhasil meraih penghargaan Kalpataru bidang penyelamat lingkungan karena kelompok nelayan itu dinilai sebagai pelopor dalam konvervasi laut, kemudian berhasil mengubah perilaku dan budaya tangkap ikan para nelayan.&nbsp;</p><p>"Saat ini, kawasan perairan Pantai Bangsring yang menjadi basis kelompok nelayan itu telah menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Banyuwangi," katanya.</p><p>Ia mengatakan penilaian kota wisata bersih itu didasarkan pada tujuh indikator yakni pengelolaan lingkungan, kebersihan, pengelolaan limbah, dan pembangunan kesadaran mengenai perlindungan lingkungan dan kebersihan, kemudian tersedianya ruang hijau, keselamatan, kesehatan, dan keamanan perkotaan, serta infrastruktur dan fasilitas pariwisata.</p><p>"Lomba kota wisata bersih ASEAN tidak hanya fokus pada masalah sampah, namun juga masalah penunjang wisata lainnya di antaranya tata ruang kota yang rapi, pencegahan polusi, serta bebas dari gelandangan/pengemis," ujarnya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 14:25 WIB

Sebabkan kemacetan, jalan tembus jalur Puncak ditutup

Musibah | 18 Juni 2018 - 14:14 WIB

Pelajar asal Bondowoso tenggelam di Pantai Payangan

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 13:59 WIB

Mendagri: Pelantikan Iriawan tidak langgar Undang-Undang

Lingkungan | 18 Juni 2018 - 13:35 WIB

Sampah wisatawan kotori jalur wisata Anyer-Tanjung Lesung

Musibah | 18 Juni 2018 - 13:23 WIB

Bocah perempuan tewas terseret arus di lokasi wisata

Event | 18 Juni 2018 - 13:12 WIB

Panama: Kami bukan favorit tapi apa pun bisa terjadi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com