Senin, 18 Juni 2018 | 14:30 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Serangan di kereta bawah tanah London, seorang pria ditahan polisi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Polisi menahan seorang laki-laki berusia 18 tahun karena dicurigai terkait dengan serangan teror pada Jumat (15/09) lalu di sebuah kereta bawah tanah atau Tube London. </p><p>Aparat polisi bersenjata melanjutkan pencarian di sebuah rumah di Sunbury-on-Thames, di Surrey. </p><p>Pria yang ditahan di area keberangkatan di pelabuhan Dover pada Sabtu (16/09) dan telah dipindahkan ke sebuah kantor polisi di London. </p><p>Penangkapan itu menyebabkan tindakan evakuasi sejumlah penumpang di kawasan Pelabuhan Dover, dalam upaya pencarian para tersangka serangan di kereta bawah tanah London itu polisi juga menemukan sejumlah benda yang diduga milik tersangka. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41291866">Aparat Inggris buru pelaku pengeboman kereta bawah tanah London</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41279850">Ledakan kereta di London, polisi anggap kasus terorisme, 22 terluka </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-40157220">Teror London: Polisi sudah tahu identitas para pelaku</a></li> </ul><p>Deputi Asisten Komisioner Polisi Metropolitan Neil Basu menyebutkan penahanan ini &quot;sangat penting&quot; dan aparat penyelidik &quot;tetap berpikiran terbuka&quot; terhadap segala kemungkinan jumlah orang yang terlibat dalam serangan bawah tanah di London. </p><p>Serangan di Stasiun Parsons Green menyebabkan tiga puluh orang terluka. Basu menyebutkan tingkat ancaman teror masih dalam status &quot;kritis&quot;, yang berarti potensi serangan masih dapat terjadi dalam waktu dekat. </p><p>Peningkatan status ancaman teror memberikan wewenang pada Perdana Menteri Inggris Theresa May untuk memerintahkan militer mendukung kepolisian, dengan mengerahkan pasukan untuk menjaga sejumlah fasilitas nasional menggantikan tugas polisi. Pasukan militer pertama kali dilibatkan dalam Operasi Temperer, pada 23 juli lalu setelah terjadi serangan di Manchester Arena.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 14:25 WIB

Sebabkan kemacetan, jalan tembus jalur Puncak ditutup

Musibah | 18 Juni 2018 - 14:14 WIB

Pelajar asal Bondowoso tenggelam di Pantai Payangan

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 13:59 WIB

Mendagri: Pelantikan Iriawan tidak langgar Undang-Undang

Lingkungan | 18 Juni 2018 - 13:35 WIB

Sampah wisatawan kotori jalur wisata Anyer-Tanjung Lesung

Musibah | 18 Juni 2018 - 13:23 WIB

Bocah perempuan tewas terseret arus di lokasi wisata

Event | 18 Juni 2018 - 13:12 WIB

Panama: Kami bukan favorit tapi apa pun bisa terjadi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com