Senin, 23 Juli 2018 | 15:01 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Krisis Rohingya: 'Kesempatan terakhir' bagi Aung San Suu Kyi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<figure> <img alt="Rohingya" src="http://c.files.bbci.co.uk/E1FD/production/_97835875_mediaitem97835874.jpg" height="549" width="976" /> <footer>Reuters</footer> <figcaption>Lebih dari 400.000 orang Rohingya melarikan diri dari Myanmar.</figcaption> </figure><p>Pemimpin <em>de facto</em> Myanmar Aung San Suu Kyi memiliki &quot;kesempatan terakhir&quot; untuk menghentikan serangan tentara yang memaksa ratusan ribu etnik Rohingya - yang sebagian besar Muslim- melarikan diri ke luar negeri, seperti disampaikan PBB. </p><p>Dalam wawancara di program HARDtalk BBC menjelang Sidang Umum PBB, Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa Aung San Suu Kyi memiliki kesempatan terakhir untuk menghentikan serangan itu. </p><p>&quot;Jika dia tidak membalikkan situasi saat ini, maka saya pikir tragedi itu akan sangat mengerikan, dan sangat disayangkan saya tidak dapat melihat bagaimana ini dapat diselesaikan di masa mendatang.&quot;</p><p>Dia juga mengatakan sangat jelas bahwa militer Myanmar &quot;masih berada di atas angin&quot; di negara tersebut, dengan memberi tekanan &quot;untuk dapat melakukan apa yang terjadi di lapangan&quot; di Rakhine.</p><p>Suu Kyi dijadwalkan berpidato di hadapan majelis pada Selasa mendatang, tetapi tidak akan menghadiri Sidang Umum PBB di New York. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41297393">Bangladesh batasi gerak pengungsi Rohingya </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41236682">Krisis Rohingya: Apa yang dipergoki wartawan BBC di desa-desa yang terbakar itu? </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41216919">Krisis Rohingya: Gerilyawan Muslim umumkan gencatan senjata sementara</a></li> </ul><p>Aung San Suu Kyi - peraih nobel perdamaian yang menghabiskan beberapa tahun dalam tahanan rumah di bawah junta militer Myanmar (Burma) - saat ini menghadapi banyak kritik dalam kasus Rohingya. </p><p>Suu Kyi mengklaim krisis ini telah merupakan &quot;puncak gunung es informasi yang salah&quot;, dan mengatakan ketegangan yang terjadi dipicu oleh berita palsu yang mempromosikan kepentingan teroris. </p><p>PBB telah memperingatkan bahwa serangan dapat dianggap sebagai pembersihan etnik. </p><p>Myanmar mengatakan tindakan itu sebagai respon terhadap serangan mematikan yang dilakukan militan dan membantah menargetkan warga sipil.</p><figure> <img alt="Suu kyi" src="http://c.files.bbci.co.uk/4A09/production/_97835981_mediaitem97835980.jpg" height="549" width="976" /> <footer>Reuters</footer> <figcaption>Suu kyi tidak akan menghadiri Sidang Umum PBB di New York.</figcaption> </figure><p>Militer melakukan operasi setelah serangan terhadap polisi di bagian utara Rakhine pada 25 Agustus lalu, yang menewaskan 12 orang aparat keamanan. </p><p>Sekjen PBB juga menegaskan bahwa Rohingya harus diizinkan kembali ke rumah mereka. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41280804">Aktivis HAM: Militer Myanmar 'sengaja bakar' desa-desa Muslim Rohingya</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/indonesia-41170972">Aung San Suu Kyi tuduh adanya kampanye berita palsu soal Rohingya</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41279854">Krisis Rohingya: Seberapa berkuasa sebenarnya Aung San Suu Kyi?</a></li> </ul><p>Peringatan Guterres ini disampaikan setelah Bangladesh berupaya untuk membatasi pergerakan lebih dari 400.000 pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar. </p><p>Polisi Bangladesh juga mengatakan etnik Rohingya tidak diizinkan untuk bepergian keluar lokasi pengungsian, bahkan tidak boleh tinggal dengan keluarga atau teman mereka. </p><p>Para pemilik properti tak boleh menyewakan lahan atau rumah mereka kepada pengungsi Rohingya dan operator transport serta supir tak boleh membawa pengungsi keluar dari lokasi pengungsian.</p><p>Etnik Rohingya ini melarikan diri dari Myanmar yang pada saat mengatakan militer melakukan kampanye brutal, membakar desa dan menyerang warga sipil. </p><p>Rohingya, merupakan minoritas Muslim di Rakhine, mengalami penganiayaan di Myanmar yang mengatakan mereka merupakan imigran ilegal. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 23 Juli 2018 - 14:57 WIB

Panggilan darurat Saudi `911` sediakan Bahasa Indonesia

Hukum | 23 Juli 2018 - 14:46 WIB

Artis Inneke Koesherawati akan kembali dipanggil KPK

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 14:38 WIB

Bupati Langkat berikan uang saku untuk jamaah calon haji

Ekonomi | 23 Juli 2018 - 14:29 WIB

BI lelang SBI untuk tarik dana asing

Aktual Dalam Negeri | 23 Juli 2018 - 14:14 WIB

Kinerja petugas lapas akan dievaluasi

Kriminalitas | 23 Juli 2018 - 13:54 WIB

Polisi kantongi ciri pelaku penembakan Herdi di Penjaringan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com