Sabtu, 15 Desember 2018 | 15:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Presiden Jokowi: Era digital pola perniagaan sudah bergeser

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Presiden Jokowi memberikan sambutan pada acara Economic Talkshow “Ekonomi Baru di Era Digital” sekaligus pembukaan Indonesia Business & Development Expo, di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (20/9) pagi. Foto: Setkab
Presiden Jokowi memberikan sambutan pada acara Economic Talkshow “Ekonomi Baru di Era Digital” sekaligus pembukaan Indonesia Business & Development Expo, di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (20/9) pagi. Foto: Setkab
<p>Presiden Joko Widodo memuji seluruh pelaku ekonomi digital di Tanah Air yang dengan cepat memanfaatkan teknologi informasi sehingga bisa mengikuti ritme pergeseran perniagaan dari sistem konvensional menjadi digital.</p><p>"Ada pergeseran pola transaksi dari `offline` (konvensional) ke `online` (dalam jaringan). Saya sering cerita pesan gado-gado tidak harus ke warung gado-gado. Cukup buka aplikasi Go Food...30 menit datang. Begitu juga beli sate, bahkan nasi padang bisa lewat aplikasi, paling lambat satu jam jika dipesan&nbsp;sampe&nbsp;di Istana Negara," kata Jokowi, saat pidato pembukaan seminar bertajuk "Ekonomi Baru di Era Digital", di sela Indonesia Business Digital Expo (IBDExpo) 2017 di Jakarta Convention Center, Rabu (20/9).</p><p>Menurut Jokowi, saat ini aktivitas masyarakat dalam bertransaksi sudah semakin mudah dan praktis, masyarakat tidak lagi perlu jauh-jauh ke toko atau ke mal, antri pesan dan bayar.</p><p>"Cukup keluarkan ponsel buka aplikasi...tik tik tik tik...pesan...bayar via aplikasi, masukkan alamat, tunggu barang segera diantar ke rumah," ujarnya.</p><p>Pada kesempatan itu, di hadapan sekitar 500 orang peserta seminar terdiri atas pejabat Kementerian BUMN, direksi dan komisaris BUMN, pengusaha, nasabah perbankan, mahasiswa dan pelajar, Jokowi memaparkan fenomena perubahan dunia yang demikian cepat seiring perkembangan dunia digital.</p><p>"Kenapa hal ini saya sebut berkali-kali diulang, supaya kita semua sadar bahwa perubahan itu dari detik ke detik, menit ke menit selalu ada," ujarnya.</p><p>Kepala Negara juga menyoroti perlunya antisipasi perubahan gaya hidup, konsumsi masyarakat konsumen di ekonomi digital.</p><p>"Media sosial mengakibatkan pergeseran dari konsumen barang lebih ke konsumsi pengalaman, konsumsi&nbsp;experience&nbsp;seperti yang sudah kita alami bersama," tegas Jokowi.</p><p>Demikian mudahnya, orang-orang posting segala sesuatu atau apa saja yang dialami di medsos yang populer saat ini, yaitu Facebook, Instagram, Twitter.</p><p>"Saya kadang-kadang juga ingin pasang foto yang aneh-aneh gitu. Tapi nanti ada yang bilang, Presiden narsis," kata Jokowi yang disambut tawa hadirin.</p><p>Selain Presiden Joko Widodo, pada seminar tersebut juga hadir pembicara yaitu Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menkominfo Rudiantara, serta sejumlah praktisi e-commerce seperti CEO Go Jek Nadiem Makarim, CFO Traveloka Hendri Hendrawan, CEO Investree Adrian Gunadi, CEO Tokopedia William Tanuwijaya, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.</p><p>IBDExpo 2017 berlangsung tanggal 20-23 September, menjadi ajang BUMN menampilkan inovasi produk dan layanan dalam bidang teknologi transportasi, infrastruktur, dan pelayanan publik.</p><p>Ditampilkan pula inovasi produk dan layanan dalam pemberdayaan lingkungan dan rencana pembangunan perumahan di kawasan Walini, Jawa Barat, Konsep Transit Oriented Development (TOD), dan perumahan pre-cast.</p><p>Turut pula diperlihatkan pencapaian dalam program Rumah Kreatif BUMN, produk-produk CSR BUMN yang bukan hanya bersifat charity, tetapi juga dilandasi konsep sustainability atau keberlanjutan, sehingga masyarakat Indonesia bisa menjadi mandiri.(Ant)</p><p><br></p><p>(Der)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Politik | 15 Desember 2018 - 15:09 WIB

SBY geram bendera Partai Demokrat dirobek dan dibuang

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 14:56 WIB

Lumajang lumbung suara Hanura Jatim 2019

Megapolitan | 15 Desember 2018 - 14:37 WIB

Satgas Saber Pungli temukan dugaan pungli di BUMN

Aktual Dalam Negeri | 15 Desember 2018 - 14:25 WIB

Menhan RI berkunjung ke Pekalongan

Sosbud | 15 Desember 2018 - 14:14 WIB

Ribuan santri di Kudus ikuti jalan sehat

<p>Presiden Joko Widodo memuji seluruh pelaku ekonomi digital di Tanah Air yang dengan cepat memanfaatkan teknologi informasi sehingga bisa mengikuti ritme pergeseran perniagaan dari sistem konvensional menjadi digital.</p><p>"Ada pergeseran pola transaksi dari `offline` (konvensional) ke `online` (dalam jaringan). Saya sering cerita pesan gado-gado tidak harus ke warung gado-gado. Cukup buka aplikasi Go Food...30 menit datang. Begitu juga beli sate, bahkan nasi padang bisa lewat aplikasi, paling lambat satu jam jika dipesan&nbsp;sampe&nbsp;di Istana Negara," kata Jokowi, saat pidato pembukaan seminar bertajuk "Ekonomi Baru di Era Digital", di sela Indonesia Business Digital Expo (IBDExpo) 2017 di Jakarta Convention Center, Rabu (20/9).</p><p>Menurut Jokowi, saat ini aktivitas masyarakat dalam bertransaksi sudah semakin mudah dan praktis, masyarakat tidak lagi perlu jauh-jauh ke toko atau ke mal, antri pesan dan bayar.</p><p>"Cukup keluarkan ponsel buka aplikasi...tik tik tik tik...pesan...bayar via aplikasi, masukkan alamat, tunggu barang segera diantar ke rumah," ujarnya.</p><p>Pada kesempatan itu, di hadapan sekitar 500 orang peserta seminar terdiri atas pejabat Kementerian BUMN, direksi dan komisaris BUMN, pengusaha, nasabah perbankan, mahasiswa dan pelajar, Jokowi memaparkan fenomena perubahan dunia yang demikian cepat seiring perkembangan dunia digital.</p><p>"Kenapa hal ini saya sebut berkali-kali diulang, supaya kita semua sadar bahwa perubahan itu dari detik ke detik, menit ke menit selalu ada," ujarnya.</p><p>Kepala Negara juga menyoroti perlunya antisipasi perubahan gaya hidup, konsumsi masyarakat konsumen di ekonomi digital.</p><p>"Media sosial mengakibatkan pergeseran dari konsumen barang lebih ke konsumsi pengalaman, konsumsi&nbsp;experience&nbsp;seperti yang sudah kita alami bersama," tegas Jokowi.</p><p>Demikian mudahnya, orang-orang posting segala sesuatu atau apa saja yang dialami di medsos yang populer saat ini, yaitu Facebook, Instagram, Twitter.</p><p>"Saya kadang-kadang juga ingin pasang foto yang aneh-aneh gitu. Tapi nanti ada yang bilang, Presiden narsis," kata Jokowi yang disambut tawa hadirin.</p><p>Selain Presiden Joko Widodo, pada seminar tersebut juga hadir pembicara yaitu Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menkominfo Rudiantara, serta sejumlah praktisi e-commerce seperti CEO Go Jek Nadiem Makarim, CFO Traveloka Hendri Hendrawan, CEO Investree Adrian Gunadi, CEO Tokopedia William Tanuwijaya, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.</p><p>IBDExpo 2017 berlangsung tanggal 20-23 September, menjadi ajang BUMN menampilkan inovasi produk dan layanan dalam bidang teknologi transportasi, infrastruktur, dan pelayanan publik.</p><p>Ditampilkan pula inovasi produk dan layanan dalam pemberdayaan lingkungan dan rencana pembangunan perumahan di kawasan Walini, Jawa Barat, Konsep Transit Oriented Development (TOD), dan perumahan pre-cast.</p><p>Turut pula diperlihatkan pencapaian dalam program Rumah Kreatif BUMN, produk-produk CSR BUMN yang bukan hanya bersifat charity, tetapi juga dilandasi konsep sustainability atau keberlanjutan, sehingga masyarakat Indonesia bisa menjadi mandiri.(Ant)</p><p><br></p><p>(Der)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com