Minggu, 23 September 2018 | 02:51 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Cegah serangan digital, hindari software palsu dan CD/DVD bajakan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
 Lie Heng, Commercial Director Synnex Metro Data Indonesia, dalam Seminar Elshinta "Keamanan Dalam Bisnis Onlie", Sabtu (30/9).
Lie Heng, Commercial Director Synnex Metro Data Indonesia, dalam Seminar Elshinta "Keamanan Dalam Bisnis Onlie", Sabtu (30/9).
<p>Guna menyikapi keamanan bertransaksi digital terkait makin maraknya bisnis dunia dunia online, eMajels bersama dengan Radio Elshinta dan Elshinta TV mengadakan seminar bertema 'Keamanan Bisnis Dunia Online'. Dalam seminar tersebut, Elshinta turut mengundang Lie Heng, Commercial Director Synnex Metro Data Indonesia sebagai salah satu pembicara.<br></p><p>Synnex Metro Data Indonesia sendiri adalah sebuah perusahaan yang telah memiliki lebih dari 50 produk dan penyimpanan awan (cloud) vendor IT infrastruktur dan telah berhasil dipercaya oleh beberapa perusahaan IT ternama seperti Microsoft, HPE, Oracle, Dell EMC, Cisco, Bosch. </p><p>Menurut Lie Heng, Indonesia merupakan negara paling berisiko mengalami serangan IT security dan disusul dengan China dan Thailand sebagai negara paling beresiko. Sedangkan untuk negara teraman dari serangan, Norwegia berhasil menjadi negara teraman soal sekuriti jaringan yang disusul oleh Swedia dan Jepang. </p><p>"Umumnya, serangan menyerang 50 usaha kelas menengah," paparnya. </p><p>Lie Heng mengatakan bahwa dengan menggunakan software palsu atau tidak bersertifikat resmi, hal tersebut akan mempermudah diri untuk menjadi target serangan. </p><p>Menurut Lie Heng, berdasarkan temuannya di lapangan, sebanyak 92 persen komputer baru dengan software bajakan terindikasi terinfeksi malware. Selain karena software bajakan, CD dan DVD bajakan juga menjadi salah satu penyebab rentannya akan serangan digital. Pasalnya, sebanyak 61 persen DVD dan CD bajakan, terindikasi mengandung malware. </p><p>"5 jenis malware setidaknya berada di dalam satu keping dan sebanyak 3 dari 5 PC (Personal Computer) di Asia Pacific menggunakan software bajakan," tuturnya. Ia menambahkan, bahwa menurut survei Microsoft terhadap negara-negara di Asia Pasifik yang paling banyak terinfeksi malware, Indonesia berada diperingkat 2 setelah Pakistan.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Fransiskus Yuno </p><p>Editor: Dewi Rusiana</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 19:39 WIB

Pelatih: Timnas U-16 Indonesia sudah kenal permainan Vietnam

Liga Indonesia | 22 September 2018 - 19:26 WIB

3.900 personel Polisi amankan laga panas Persib-Persija besok

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 19:13 WIB

Ma`ruf Amin resmi mundur sebagai Rais Aam PBNU

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:50 WIB

Prabowo: Indonesia merdeka bukan untuk jadi antek asing

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 18:37 WIB

Jokowi akan terima Din Syamsuddin terkait pengunduran diri

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com