Jumat, 23 Februari 2018

Selalu jaga informasi diri saat berada di dunia digital

Sabtu, 30 September 2017 13:00

Anton S. Setyawan, Kepala Balai Sertifikasi Elektronik Lembaga Sandi Negara. Anton S. Setyawan, Kepala Balai Sertifikasi Elektronik Lembaga Sandi Negara.
Ayo berbagi!

Dalam menjaga keamanan bertransaksi di dunia maya atau transaksi digital, selalu waspada terhadap peniru merupakan hal penting utama yang harus diperhatikan. Pasalnya, tidak sedikit yang memanfaatkan kemudahan dan kecanggihan teknologi informasi secara tidak bertanggung jawab.

Demikian disampaikan Anton S. Setyawan, Kepala Balai Sertifikasi Elektronik Lembaga Sandi Negara.

Menurutnya, dengan mengamankan informasi pribadi secara baik akan menghindari diri dari bahaya peniru.

“Seusai belanja online, saat barang datang, barang kita ambil lalu bungkusnya kita buang. Padahal di dalam kardus itu terdapat alamat lengkap, nomor telepon, nama, bahkan terdapat form pengembalian barang,” paparnya saat mengisi seminar Elshinta dengan tema "Keamanan Dalam Berbisnis Online" yang diadakan pada Sabtu (30/9).

Selain itu, pastikan saat melakukan registrasi online tidak lupa untuk selalu 'keluar' (log out) seusai berselancar di dunia maya. Jangan lupa untuk tetap merahasiakan kata sandi (password) pribadi. Selain itu, tetap mawas diri saat melakukan aktivitas di jejaring sosial agar tidak terlalu oveshare terhadap publik jagad maya.

Anton menambahkan, bahwa selain kiat-kiat tersebut, dalam mengamankan diri di jagad maya, sebagai pengguna (user) haruslah tetap memperhatikan segi-segi keamanan lainnya, seperti mengetahui informasi pribadi apa saja yang ada di file dalam komputer.

Jika ingin memulai bisnis online, sebagai pebisnis cobalah untuk tetap mengetahui informasi diri yang disimpan di komputer. Selain mengetahui secara pasti informasi apa yang ada, lindungi informasi tersebut dengan seksama. Saat memulai bisnis, usahakan hanya informasi mengenai bisnis saja yang ada didalam laptop atau komputer. Pasalnya, dengan ikut menyertakan beberapa file penting terkait informasi diri, hal tersebut dapat menjadi ancaman serius saat device terkena serangan digital.

Guna mengantisipasi terhadap kejahatan dunia digital, ada baiknya untuk tetap merencanakan sektor keamanan yang harus dilakukan saat serangan tersebut benar-benar terjadi. Seperti sudah melakukan back up di sistem penyimpanan awan, hardisk, dan lain sebagainya.

"Seperti mengutip Clifford Stoll, 'Perlakukan Password Anda seperti sikat gigi. Pilih yang terbaik, jangan biarkan orang lain menggunakannya, ganti yang baru setiap enam bulan sekali'. Chris Pirillo juga mengatakan 'Kata sandi seperti pakaian dalam: Anda tidak membiarkan orang melihatnya, Anda harus sering mengubahnya, dan sebaiknya Anda tidak membaginya dengan orang asing," paparnya.

Penulis: Fransiskus Yuno

Editor: Dewi Rusiana

Masih ada lagi informasi Seminar Elshinta menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar