Selasa, 17 Oktober 2017

Kuliah Sambil Kerja di Luar Negeri? Siapa Takut

Jumat, 06 Oktober 2017 16:00

courtesy https://www.cermati.com/artikel/kuliah-sambil-kerja-di-luar-negeri-siapa-takut courtesy https://www.cermati.com/artikel/kuliah-sambil-kerja-di-luar-negeri-siapa-takut
Ayo berbagi!

Biaya kehidupan di luar negeri tentu saja berbeda dengan di Indonesia. Nilai tukar Rupiah yang masih terlalu rendah menyebabkan mengapa hidup di luar negeri itu rasanya mahal sekali. Saat ini, banyak anak bangsa yang ingin kuliah di luar negeri. Tingkat ilmu, kemandirian, dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik juga mungkin apabila kembali ke tanah air. Namun, biaya hidup yang sangat mencekik leher kerap kali menjadi hambatan.

Untuk memenuhi biaya hidup, bisa kerja part time untuk menambah pemasukan. Upah yang akan kamu terima bisa kamu gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan demikian, beban orang tua akan berkurang sedikit. Orang tua tinggal mengirimkan biaya pendidikan saja nantinya. Jika keinginanmu untuk menjadi lebih mandiri dapat terwujud, coba lakukan 6 pekerjaan sampingan di bawah ini:

1. Pramusaji

pramusaji
Pramusaji

Menjadi pramusaji mungkin terdengar aneh, apalagi bagi yang sama sekali belum pernah bekerja. Seaneh itukah kedengarannya? Tentu saja tidak. Mahasiswa banyak yang berkelut di bidang ini. Bukan hanya mahasiswa asing saja, namun juga mahasiswa lokal. Menjadi pramusaji termasuk pekerjaan yang mudah, hanya perlu bersikap ramah dan mampu berbahasa asing. Jika keduanya sudah mantap, pekerjaan ini akan lancar jaya.

Bayaran untuk menjadi pramusaji tergolong lumayan. Jumlah yang kamu terima tergantung shift yang kamu ambil dan berapa lama bekerja. Semakin lama, maka semakin besar pula bayaranmu. Belum lagi jika ada tamu yang berbaik hati memberikan tip. Bisa lepas dong biaya makan untuk hari esok?

Baca Juga: 7 Jenis Pekerjaan Freelance Terpopuler

2. Pramuniaga atau Kasir

kasir
Kasir

Pramuniaga lebih dikenal sebagai penjaga sebuah toko. Kamu bisa menggunakan waktu luang untuk bekerja part time menjadi seorang pramuniaga. Bayaran yang akan kamu terima juga lumayan. Bisa menyesuaikan dengan waktu kuliah dengan jam kerja. Tujuannya agar keduanya bisa berjalan lancar.

Kasir juga bekerja di dalam toko. Pekerjaannya berhubungan dengan transaksi pembelian konsumen. Kamu yang bekerja sebagai kasir perlu berhati-hati karena berurusan dengan uang. Jika kehilangan uang satu lembar saja, bisa-bisa kamu akan dipecat oleh pemilik toko. Sebelum bekerja sebagai pramuniaga maupun kasir, lebih baik menjalani training lebih dulu.

3. Kurir

kurir
Kurir

Pekerjaan selanjutnya adalah kurir. Tugasnya untuk mengantarkan barang kepada konsumen. Kurir banyak dibutuhkan oleh perusahaan yang bergerak di bidang kuliner. Agar bisa bekerja sebagai kurir, kamu dituntut harus dapat memahami peta dan mengetahui jalan di tempat tinggalmu. Jangan sampai mengantarkan barang ke alamat yang salah ya. Karena ini kesalahan fatal yang akan membuatmu diberhentikan dari pekerjaan.

 

4. Bartender

bartender
Bartender

Kelas bartender memang berbeda dengan yang lainnya. Pekerjaan ini bisa dikatakan keren karena akan bekerja pada sebuah klab malam, diskotik, atau beer garden. Jika tidak suka menjadi bartender di klab malam, kamu bisa pindah menjadi bartender biasa di sebuah kafe atau restoran. Gaji yang diperoleh lumayan untuk biaya sehari-hari. Tetapi, wajib memahami  jenis minuman yang akan disajikan ya. Kamu juga harus paham bahan apa saja yang kamu masukkan untuk membuat minuman.

5. Guru Les

guru les
Guru Les

Pekerjaan ini cocok bagi para ladies. Apalagi jika suka berhubungan dan berkomunikasi dengan anak-anak. Kamu bisa memanfaatkan ilmu yang dipelajari selama ini dan membagikannya kepada anak-anak. Akan tetapi, kamu perlu bersabar menjalani pekerjaan ini. Seperti yang kita ketahui, anak-anak terkadang sulit untuk diatur.

6. Babysitter

babysitter
Babysitter

Menjadi pengasuh? Siapa bilang tidak bisa part time? Banyak mahasiswa asing yang bekerja sebagai babysitter untuk mendapatkan uang tambahan. Pekerjaan ini lebih dibuka untuk wanita, namun pria juga boleh mencobanya. Saat menjadi babysitter, dituntut harus sabar dan dapat berkomunikasi baik dengan bocah-bocah cilik, yang penyabar sangat cocok dengan pekerjaan ini.

Agar kesempatanmu menjadi babysitter lebih terbuka lebar, bekerjalah pada keluarga keturunan Indonesia. Mengapa? Agar lebih akrab dan tidak perlu melakukan banyak penyesuaian kerja. Lagipula, jarang sekali masyarakat asing yang menggunakan jasa babysitter. Mereka lebih suka menitipkan anaknya pada orang tua mereka.

Baca Juga: Gunakan Cara Ini untuk Mengubah Liabilitas Menjadi Profitabilitas

Kuliah tetap Menjadi Prioritas Utama

Walaupun menghasilkan uang yang lumayan, kamu harus tetap fokus pada tujuan utama kamu yaitu kuliah. Jangan sampai kamu terlena bekerja dan melupakan kewajiban utama kamu sebagai mahasiswa. Agar kuliah dan kerja part time dapat berjalan berkesinambungan, atur jadwalmu dengan baik ya. Jangan sampai berat sebelah.

Baca Juga: Cara Mengajukan KPR untuk Karyawan Kontrak dan Freelancer

 

Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di Cermati.com

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar