Jumat, 15 Desember 2017

KLH bangun pusat penelitian orang utan di Kaltim

Jumat, 06 Oktober 2017 13:56

Foto: Forda-mof.org Foto: Forda-mof.org
Ayo berbagi!

Pusat penelitian orang utan di kawasan Hutan Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, akan menjadi pilot project bagaimana melakukan rehabilitasi terhadap hewan yang dilindungi ke alam liar.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Balai Penelitian dan Konservasi Sumber Daya Alam(Balai KSDA) Samboja bersama dengan BKSDA Kalimantan Timur dan Yayasan Jejak Pulang membangun pusat penelitian orang utan. Lokasi pusat penelitian tersebut berada di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Samboja kilometer 6, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. 

Menurut Kepala Badan Litbang dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hendry Bastaman, balai tersebut merupakan balai penelitian yang akan menjadi pembelajaran. 

“Menjadi pembelajaran kita bagaimana caranya yang paling tepat untuk bisa mengembalikan satwa-satwa yang dilindungi ke alam dengan daya tahannya yang bisa kita pastikan dia survive di alam. Nah ini nantinya yang akan kita pelajari sehingga nanti bisa dipakai oleh banyak pihak,” terangnya. 

Selain diharapkan mampu mengembalikan satwa dilindungi ke alam liar, pembuatan balai penelitian tersebut juga ikut mensukseskan program pembangunan berkelanjutan PBB poin ke 15, yakni melindungi, mengembalikan, dan meningkatkan keberlangsungan ekosistem darat, mengelola hutan secara berkelanjutan, mengurangi tanah tandus serta tukar guling tanah. 

Penulis: Frans Yuno.

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-FrY

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar