Minggu, 22 Juli 2018 | 10:22 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

516 Institut Konfusius Telah Didirikan di 142 Negara dan Daerah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
Institut Konfusius sebagai lembaga pertukaran kebudayaan Tiongkok dengan mancanegara telah mencapai perkembangan pesat sejak diselenggarakan pada 13 tahun lalu. Kini, sekitar 500 Institut Konfusius dan lebih dari 1000 kelas Konfusius telah tersebar di 142 negara dan daerah di seluruh dunia. Selama 13 tahun terakhir, Institut konfusius telah melahirkan lebih dari 7 juta anak didik. <p>Demi mempromosikan bahasa Mandarin dan meningkatkan pengaruh kebudayaan Tionghoa di dunia, mulai dari tahun 2004, Tiongkok mengadaptasi pengalaman Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol dan negara-negara lain dalam mempromosikan bahasa nasional, salah satunya adalah dengan mendirikan Institut Konfusius, sebuah lembaga pendidikan nirlaba yang bertujuan mengajarkan bahasa Mandarin dan menyebar-luaskan kebudayaan Tiongkok. <p>Menurut Wakil Dirjen Markas Besar Institut Konfusius Ma Jianfei, terhitung hingga saat ini, 516 Institut Konfusius dan 1076 Kelas Konfusius sekolah dasar dan menengah telah tersebar di 142 negara dan daerah, dengan jumlah anak didik yang dilahirkan mencapai lebih dari 7 juta orang. Selain itu, jumlah peserta kegiatan budaya yang diadakan Institut Konfusius sejauh ini telah mencapai 100 juta orang. <p>Etel Vinicius, seorang mahasiswa Universitas Federal de Minas Gerais Brasil, adalah salah satu peserta didik di Institut Konfusius. Ia mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya memperoleh beasiswa untuk belajar selama satu tahun di Universitas Ekonomi dan Perdagangan Luar Negeri Tiongkok. <p>Tidak terhitung jumlah orang asing yang belajar bahasa Mandarin dan mengenal kebudayaan Tionghoa melalui Institut Konfusius. Menurut statistik, sekarang terdapat 2,1 juta pelajar yang menuntut ilmu di Institut Konfusius. Di antaranya, 135 Institut Konfusius dan 129 Kelas Konfusius telah didirikan di 51 negara yang dilintasi "One Belt One Road". Seiring dengan perkembangan ekonomi Tiongkok dan semakin luasnya pertukaran dengan luar negeri, kebutuhan berbagai negara terhadap pengajaran bahasa Mandarin menanjak drastis. Kini, 67 negara telah memasukkan pelajaran bahasa Mandarin ke dalam kurikulum nasional, di samping itu, lebih dari 170 negara telah membuka kelas atau jurusan bahasa Mandarin. <p>Boleh dikatakan, Institut Konfusius kini telah menjadi platform penting bagi dunia untuk mengenal Tiongkok, juga merupakan jembatan komunikasi antara rakyat di seluruh dunia.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 10:18 WIB

Diare mulai menyerang warga Kota Kupang

Kecelakaan | 22 Juli 2018 - 09:58 WIB

Petugas butuh 12 jam untuk evakuasi truk solar

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 09:45 WIB

JCH lansia jadi prioritas utama haji di Tanah Suci

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 09:33 WIB

Dirjen PAS: Kejadian di Sukamiskin masalah serius

Ekonomi | 22 Juli 2018 - 09:16 WIB

Harga telur di Sidoarjo kembali normal

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 08:52 WIB

Tiga calhaj embarkasi Jakarta tertunda keberangkatannya

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com