Jumat, 17 Agustus 2018 | 14:31 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

LSM: Materi iklan rokok menyasar pelanggan baru

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Foto: Antara
Foto: Antara
<p>Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ruandu Foundation mengemukakan materi yang ditayangkan dalam berbagai iklan rokok saat ini di ruang publik hingga media bertujuan menyasar pelanggan baru khususnya pada remaja.</p><p>"Dalam iklannya, rokok digambarkan sebagai produk yang normal padahal rokok adalah barang abnormal karena mengandung banyak zat berbahaya bagi kesehatan," kata Ketua Ruandu Foundation Muharman di Padang, Selasa (10/10).</p><p>Ia menyampaikan hal menanggapi wacana pro kontra pelarangan iklan rokok dalam pembahasan revisi Perda Kawasan Tanpa Rokok yang sedang dibahas di DPRD Padang.</p><p>Di era digital saat ini negara-negara maju tidak lagi mengkaji rokok dari segi kesehatan saja tetapi juga meneliti apa strategi yang dilakukan produsen menjaring perokok pemula sebagai pelanggan tetap mereka.</p><p>"Jelas upaya tersebut melalui iklan, promosi dan sponsorship rokok, tujuan dari iklan rokok adalah untuk menawarkan dan mendapatkan pelanggan baru," katanya.</p><p>Hal ini terlihat jelas karena materi iklan rokok membawa kesan gaul, keren dan sporty dan ternyata berdasarkan hasil penelitian Komnas Perlindungan Anak 2012 ternyata 99,6 persen remaja terpapar iklan rokok luar ruang.</p><p>Dalam teori komunikasi cara produsen rokok beriklan menggunakan teori subliminal message yaitu memberikan pesan ke alam bawah sadar dengan menampilkan tokoh anak muda, gaya hidup sporty dan objek yang disukai remaja dengan desain sedemikian rupa untuk melewati batas normal persepsi.</p><p>Kemudian iklan tersebut dipasang ditempat strategis terutama tempat berkumpul anak-anak muda seperti sekolah, tempat bermain anak, kawasan wisata daerah dan kawasan olahraga daerah, lanjut dia.</p><p>Oleh sebab itu kami mendukung komitmen Wali Kota Padang Mahyeldi untuk melarang iklan promosi dan sponsor rokok di kota Padang pada 2018 sebagai upaya melindungi generasi muda dari bahaya rokok, katanya.</p><p>Sebelumnya Ketua Pansus II Ranperda KTR DPRD Padang Helmi Moesim mengatakan pihkanya sedang mengkaji lebih lanjut masukan dari berbagai pihak untuk menyempurnakan perda Kawasan Tanpa Rokok.</p><p>Dalam pembahasan selama ini, kami telah mendengarkan tanggapan dan masukan dari semua pihak, baik pihak yang pro dan kontra, ujar dia.</p><p>Sebelum perda disetujui DPRD bersama Pemerintah Kota Padang akan mempertimbangkan semua aspek agar bisa bermanfaat untuk masyarakat dan generasi muda. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 14:28 WIB

Lapas Banjarmasin rayakan HUT Kemerdekaan RI ke-73 dengan berbagai lomba

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 14:14 WIB

Plh Bupati Kudus sebagai Irup pada upacara detik-detik Proklamasi HUT RI ke-73

Musibah | 17 Agustus 2018 - 13:49 WIB

Menteri BUMN: Seluruh penumpang KMP Bandeng selamat

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 13:38 WIB

588 narapidana LP Kerobokan terima remisi Kemerdekaan RI

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 13:21 WIB

37 napi Rutan Tanjung Gusta Klas IA Medan bebas

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:46 WIB

Polisi ungkap kasus pembunuhan SPG di Blora

Kamis, 09 Agustus 2018 - 13:41 WIB

PAN gelar rakernas putuskan arah koalisi Pilpres

Rabu, 08 Agustus 2018 - 09:41 WIB

Posisi tidur terbaik menurut ahli kesehatan

Minggu, 05 Agustus 2018 - 16:37 WIB

Dishub Yogyakarta: Jumlah becak kayuh makin berkurang

Kamis, 02 Agustus 2018 - 07:33 WIB

Pelatih Persebaya Alfredo Vera mengundurkan diri

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com