Selasa, 12 Desember 2017

Predikat `Best Practices` KPK

Selasa, 10 Oktober 2017 10:08

Ilustrasi. Foto: blog.shareasale.com Ilustrasi. Foto: blog.shareasale.com
Ayo berbagi!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan predikat Best Practices berdasarkan penelitian dari United Nation Against Corruption. Pemberantasan korupsi di Indonesia dinilai tergolong sukses.

Demikian diungkapkan Manajer Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono. Ia menyebut bahwa pemberantasan korupsi di Indonesia tergolong relatif sukses jika dilihat dari indeks persepsi korupsi, Indonesia terbaik di dunia. 

“Indonesia relatif sukses memberantas korupsi walaupun masih banyak, tetapi kalau diliat dari indikatornya, yaitu indeks perpepsi korupsi, Indonesia terbaik di dunia. Dimana pada tahun 2006, Indonesia memulai indeks korupsi itu di skor sekitar 24 dan sekarang ada di skor 37, artinya kenaikan 13,” terangnya. 

Menurutnya, Malaysia memulai pada 2006 untuk memberantas korupsi di skor 50 dan sekarang tingkat korupsi di Malaysia berada di skor 49. “Malah turun selama 10 tahun. Thailand memulai dengan 36, sekarang malah turun ke 35. Indonesia malah naik jadi ini apresiasi untuk masyarakat Indonesia,” imbuhnya. 

Giri mengatakan, pencapaian pemberantasan korupsi di Indonesia dapat terwujud karena keseriusan badan penegak hukum dalam memberantas korupsi, berbeda dengan di negara lain dalam memerangi korupsi. 

“Keberadaan KPK sebagai lembaga independen dengan segala kewenangannya juga merupakan dispractice, artinya contoh-contoh yang layak dicontoh oleh negara lain tentang pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujarnya. 

Selain mendapat apresiasi melalui predikat Best Practices melalui KPK, Indonesia juga mendapatkan rekomendasi untuk memperbaiki sistem pemberantasan korupsi dengan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), KUHP, dan KUHAP. 

Penulis: Yuno

Editor: Dewi Rusiana

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-FrY

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar