Selasa, 12 Desember 2017

KPK bidik kasus dugaan korupsi penyertaan modal PDAM di Kendari

Selasa, 10 Oktober 2017 14:38

Foto: Redaksi. Foto: Redaksi.
Ayo berbagi!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami indikasi korupsi penyertaan modal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, tahun 2011. Diduga, Wali Kota Kendari, Asrun, turut terlibat dalam kasus tersebut.

Hal tersebut terungkap setelah tim KPK mendatangi ‎sejumlah instansi pemerintahan di Kota Kendari, pada pertengahan Juli 2017, lalu. Bukan hanya itu, tim KPK ternyata juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pejabat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kendari.

Namun demikian, Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang masih enggan membeberkan banyak terkait indikasi dugaan korupsi di Kota Kendari tersebut. Saut mengaku akan mengecek atau m‎enelusuri terlebih dahulu kasus tersebut.

"Nanti saya cek ulang dulu ya," singkat Saut saat dikonfirmasi, Senin (9/10) seperti dilaporkan Reporter elshinta, Supriyarto Rudatin.

Sebelumnya, Ketua KPK, Agus Rahardjo  membenarkan bahwa pihaknya tengah menyelidiki indikasi korupsi PDAM di Kota Kendari. Agus mengaku, petugas KPK telah turun melakukan penyelidikan, namun kasus ini belum bisa dibuka ke publik. Pihaknya masih menunggu hasil dari laporan tim KPK di lapangan.

Diberitakan sebelumnya, pada pertengahan Juli 2017, tim KPK mendatangi sejumlah kantor instansi pemerintahan di Kendari. Sejumlah kantor tersebut yakni, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan PDAM Kota Kendari, kantor BPKAD Kota Kendari, dan DPRD Kota.

Sejauh ini KPK ternyata juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Pejabat Dinas PU Kendari‎, Sulawesi Tenggara, pada pertengahan Juli 2017 lalu.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar