Jumat, 17 Agustus 2018 | 14:36 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Polda Jabar kerahkan 21 ribu polisi amankan Pilkada

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan sebanyak 21.337 personel polisi akan dikerahkan untuk mengamankan rangkaian Pilkada Serentak pada 2018 di wilayah Jawa Barat.</p><p>Irjen Agung di sela-sela Apel Kasatwil 2017, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/10), mengatakan jumlah tersebut nantinya akan ditambah dengan pengamanan dari TNI sebanyak 2.700 personel. "Ditambah dari Linmas," katanya.</p><p>Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebut Jawa Barat, Papua dan Kalimantan Barat sebagai daerah yang harus diwaspadai karena dinilai rawan terjadi konflik dalam pelaksanaan Pilkada 2018.</p><p>Irjen Agung mengatakan beberapa tahapan Pilkada yang rawan terjadi kecurangan dan gangguan keamanan adalah pada masa tenang, hari pemungutan suara, pengantaran kotak suara dan penetapan pemenang.</p><p>"Pada hari tenang biasanya ada potensi money politic. Saat pemungutan suara juga potensi (rawan), kemudian penetapan pemenang di tingkat provinsi juga kita harus kawal dan pada saat mengantar kotak suara itu juga rawan," katanya.</p><p>Agung Budi pun menjabarkan sejumlah potensi konflik di wilayahnya.</p><p>Pertama, Jawa Barat memiliki banyak ormas dan banyak buruh. "Jabar itu banyak ormas dan buruh," katanya.</p><p>Selanjutnya ada tiga juta penduduk Jabar yang diketahui tidak memiliki e-KTP. "Potensi mobilisasi massa, misalnya Kabupaten Bogor dengan Depok. Itu dapat diindikasikan bisa memobilisasi masyarakat yang Bogor pindah ke Depok, atau sebaliknya. Karena sampai sekarang, ada tiga juta penduduk Jabar yang tidak punya e-KTP," katanya.</p><p>Selain itu di Jawa Barat juga terdapat komunitas besar penggemar sepeda motor yang terkadang dapat digerakkan oleh salah satu parpol.</p><p>Terkait sejumlah potensi konflik tersebut, pihaknya sudah bertemu dengan para pimpinan parpol untuk melakukan deklarasi pemilu damai.</p><p>"Kami sudah ketemu langsung dengan para pimpinan parpol," katanya.</p><p>Selain itu pihaknya juga sudah melakukan pertemuan rutin dengan sejumlah ormas dan para pemuka agama.</p><p>Pada 9-11 Oktober 2017 digelar Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah. Apel yang bertema "Polri yang Profesional, Modern, dan Terpercaya dalam Mengamankan Pilkada Serentak 2018" itu diikuti oleh 546 kasatwil yang terdiri dari 33 kapolda, 33 kepala biro operasional dan 461 kapolres sebagai peserta. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 14:28 WIB

Lapas Banjarmasin rayakan HUT Kemerdekaan RI ke-73 dengan berbagai lomba

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 14:14 WIB

Plh Bupati Kudus sebagai Irup pada upacara detik-detik Proklamasi HUT RI ke-73

Musibah | 17 Agustus 2018 - 13:49 WIB

Menteri BUMN: Seluruh penumpang KMP Bandeng selamat

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 13:38 WIB

588 narapidana LP Kerobokan terima remisi Kemerdekaan RI

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 13:21 WIB

37 napi Rutan Tanjung Gusta Klas IA Medan bebas

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:46 WIB

Polisi ungkap kasus pembunuhan SPG di Blora

Kamis, 09 Agustus 2018 - 13:41 WIB

PAN gelar rakernas putuskan arah koalisi Pilpres

Rabu, 08 Agustus 2018 - 09:41 WIB

Posisi tidur terbaik menurut ahli kesehatan

Minggu, 05 Agustus 2018 - 16:37 WIB

Dishub Yogyakarta: Jumlah becak kayuh makin berkurang

Kamis, 02 Agustus 2018 - 07:33 WIB

Pelatih Persebaya Alfredo Vera mengundurkan diri

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com