Selasa, 21 Agustus 2018 | 05:15 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

Menteri Eko: Ada kekuasaan, ada uang, ada potensi korupsi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Foto: Redaksi.
Foto: Redaksi.
<p>Dana desa akan diaudit secara masif dan secara acak oleh Satuan Tugas Dana Desa untuk meminimalkan terjadinya penyelewengan dalam penggunaan dana desa.</p><p>"Di Indonesia ini di mana ada kekuasaan dan uang, di sana ada potensi korupsi," kata kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (10/10).</p><p>"Selama ini kita pendekatannya reaktif kan. Ada laporan kita kirim orang untuk periksa. Jadi kalau tidak ada laporan belum tentu tidak ada korupsi. Nah tahun ini saya minta kerjasama Satgas Dana Desa dengan Kepolisian, Kejaksaan, dan KPK untuk melakukan audit acak secara masif," katanya.</p><p>Menteri Eko mengatakan audit secara acak di desa-desa akan dilakukan secara masif. Model pengawasan diubah yang sebelumnya dengan sistem reaktif yakni memproses berdasarkan laporan, menjadi sistem proaktif yakni melakukan audit secara acak.</p><p>Jika dalam audit acak tersebut ditemukan adanya penyelewengan, lanjut Eko, maka akan diproses secara hukum. Namun ia juga meyakinkan kepala desa agar tidak takut pada proses audit tersebut.</p><p>"Kepala desa nggak perlu takut kalau tidak korupsi. Kalau kesalahan cuma kesalahan administrasi kemudian dikriminalisasi, laporkan saja ke Satgas Dana Desa," katanya.</p><p>Data dari Kemendes PDTT menyebutkan bahwa laporan yang masuk ke Satgas Dana Desa pada 2017 berjumlah 600 laporan. Dari hasil pendalaman, tidak semua laporan tersebut masuk pada proses meja hijau karena sebagian hanya kesalahan administrasi.</p><p>"Kalau sistemnya ada laporan lalu tangkap, ada laporan lalu tangkap lagi, maka nggak selesai-selesai. Saya juga minta kepada KPK kalau pejabat tingkat kabupaten yang menyelewengkan, saya minta KPK juga tangkap," ujar Eko.</p><p>Di sisi lain ia mengatakan, kemampuan kepala desa dalam mengelola dana desa mengalami kemajuan cukup signifikan.</p><p>Hal tersebut ditandai dengan penyerapan dana desa Tahun 2016 yang jauh meningkat yakni 97 persen dari Rp46,9 triliun dibandingkan di tahun sebelumnya hanya terserap 82 persen dari Rp20,8 Triliun.</p><p>Dalam tiga tahun terakhir, negara telah mengeluarkan total anggaran Rp120 triliun untuk dana desa di seluruh Indonesia. Dana ini dilaporkan telah membangun sekitar 120.000 kilometer jalan desa dan berbagai infrastruktur lain di tingkat pedesaan.</p><p>"Dana desa diharapkan bisa jadi stimulus pembangunan desa. Sekarang dengan dana desa kita dorong agar perekonomian masyarakat semakin meningkat. Sehingga nantinya bisa membangun kebutuhan infrastrukturnya secara mandiri, membangun MCK sendiri, sanitasi air bersih sendiri, dan lainnya," kata Eko. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 23:11 WIB

Gandeng Pemkab Tegal, Kemenpora tumbuhkan minat kewirausahaan pemuda

Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 21:39 WIB

Enam anggota jemaah meninggal saat wukuf

Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 21:27 WIB

Pemko Medan akan sembelih 8.433 ekor hewan kurban

Megapolitan | 20 Agustus 2018 - 21:11 WIB

Transjakarta sediakan 350 bus untuk atlet

Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 20:58 WIB

Presiden minta pemuda bekerja keras

Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 20:46 WIB

BBKSDA Sumut translokasi orang utan ke TNGL

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 20 Agustus 2018 - 16:45 WIB

Clean Bandit siap gelar konser di Jakarta

Senin, 20 Agustus 2018 - 12:15 WIB

MUI segera terbitkan keputusan soal vaksin MR

Senin, 20 Agustus 2018 - 11:54 WIB

Cegah pencurian ternak di Sumba dengan microchip

Senin, 20 Agustus 2018 - 09:17 WIB

Bawaslu Bengkulu gandeng media awasi Pemilu

Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:46 WIB

Polisi ungkap kasus pembunuhan SPG di Blora

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com