Sabtu, 21 Oktober 2017

Perundangan penanganan teroris libatkan TNI tinggal tunggu rapat paripurna

Selasa, 10 Oktober 2017 20:37

Foto: Efendi Murdiono. Foto: Efendi Murdiono.
Ayo berbagi!

TNI dilibatkan dalam penanganan teroris tinggal menunggu persetujuan rapat akhir DPR RI dilanjutkankan keputusan Presiden Joko Widodo. Demikian dikatakan anggota Komisi I DPR RI, Syaiful Bahri Ansori. Pembahasan dalam penanganan teroris melibatkan TNI hampir selesai. Setelah itu ada surat keputusan Presiden Joko Widodo kapan waktunya TNI mau dilibatkan dalam penanganan teroris.

"Dikaitkan dengan undang-undang TNI bahwa TNI diperbolehkan tugas selain perang dan kekuatan teroris harus dilawan dengan kekuatan yang seimbang," kata Syaiful Bahri seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Efendi Murdiono, Selasa (10/10). 

 

Saat ditanya kapan undang-undang penagan teroris TNI dilibatkan itu diberlakukan? Pihaknya menjawab, "Insya Alloh awal tahun 2018 jika akhir tahun semua pembahasan di DPR RI sudah selesai dan disetujui oleh rapat paripurna yang nantinya dibahas dengan pemerintah," ujarnya. 

Syaiful Bahri Ansori berharap perundangan keterlibatan TNI dalam penangan teroris di dalam paripurna mendatang berjalan sesuai harapan sehingga di awal tahun depan penerapan perundangan itu sudah bisa dijalankan.

Menurut Syaiful Bahri keberadaan teroris yang sudah meresahkan masyarakat perlu ada penangan yang tepat jika lambat membahayakan keamanan negara. Oleh karenanya, keterlibatan TNI dalam hal itu sudah tepat, maka keadaaan teroris selama ini melakukan aksinya sudah meresahkan masyarakat.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar