Selasa, 24 Oktober 2017

Ayah bejat! Tiga tahun `tiduri` anak tirinya

Selasa, 10 Oktober 2017 18:56

Foto: Tita Sopandi Foto: Tita Sopandi
Ayo berbagi!

Seorang bapak di Purwakarta, Jawa Barat ditangkap Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purwakarta karena telah berbuat asusila terhadap anak tirinya yang masih di bawah umur sejak 3 tahun lalu.

Pelaku berinisial As (38), warga Kp Dangder, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari ditangkap polisi setelah dilaporkan Ijah (50) warga yang sama dan merupakan mertua dari pelaku karena telah mencabuli cucunya berinisial R (13) sebagai pelajar SMP di Purwakarta dan korban tersebut adalah anak tiri dari pelaku pencabulan itu.

Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional Reskrim Polres Purwakarta, Ipda Suherman kepada wartawan termasuk Kontributor elshinta, Tita Sopandi mengatakan, terungkapnya perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur itu setelah korban melaporkan pemerkosaan oleh bapak tirinya kepada guru di sekolahnya. Pemerkosaan sendiri yang sudah berlangsung sejak korban duduk dibangku kelas 5 sekolah dasar.

Setelah pengaduan korban direkam dengan menggunakan hand phone oleh gurunya kemudian dilaporkan kepada Ijah dan ibu korban bernama Idah.

Atas laporan tersebut nenek beserta ibu korban langsung melaporkan ke Mapolres Purwakarta.

Pelaku yang sehari hari kerja serabutan sementara istrinya bekerja di perusahaan swasta dengan pulang kerja malam, sehingga pelaku sering berada di rumah berdua dengan korban.

Korban yang masih di bawah umur telah diancam dengan dibekap serta untuk tidak memberitahukan aksi pelaku terhadap siapa pun. Apabila diberitahukan maka korban akan dibunuh.

Dengan dipaksa untuk menuruti keinginan pelaku dan kejadian ini dilakukan berulang kali selama tiga tahun ketika istri pelaku belum pulang kerja.

Korban ketakutan karena sering diancam pelaku setelah melakukan aksi bejatnya, sehingga melapor terhadap gurunya, hingga akhirnya pelaku ditangkap.

Pengakuan pelaku dengan berbuat asusila terhadap anak tirinya itu dilakukan karena khilaf, dan korban yang tinggal di rumahnya bersama pelaku sering memakai handuk ketika selesai mandi sehingga merasa tergoda.

Dijelaskan Suherman atas perbuatan tersebut pelaku diancaam pasal 81 Undang undang No 35 th 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar