Jumat, 21 September 2018 | 23:50 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Tangani kasus penganiayaan, polisi bongkar makam

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Deni Suryanti.
Foto: Deni Suryanti.
<p>Curiga salah satu warga meninggal dunia karena dianiaya, polisi membongkar makam Andi Aprilian (22) warga Dukuh Bacem, Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pembongkaran makam untuk kepentingan otopsi dan penyelidikan. Kasus penganiayaan sendiri dilaporkan ke polisi oleh keluarga usai pemakaman korban pada 2 Oktober lalu.</p><p style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: rgb(255, 255, 255); text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;">Kapolsek Grogol, AKP Danny Herlambang menyampaikan, sesuai laporan dari pihak keluarga, Andi Aprilian diduga mejadi korban pengeroyokan pada 1 Oktober malam oleh komunitas punk. Dimana, korban juga salah satu anggota komunitas tersebut. Permasalahan bermula saat korban Andi menjual sebuah telepon genggam berikut kartu SIM kepada salah satu temannya. Tetapi pada malam hari, seseorang menghubungi kartu SIM di telepon tersebut dan mengaku telepon gengam itu miliknya yang telah dicuri. "Merasa dibohongi Andi, pembeli telepon genggam naik pitam dan mengajak beberapa teman mendatangi korban," jelasnya seperti dilaporkan <strong><i>Kontributor elshinta, Deni Suryanti.</i></strong>&nbsp;</p><p style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: rgb(255, 255, 255); text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;">Menurut Danny Herlambang, pelaku CM alias Jhon&nbsp;&nbsp;mengajak lima orang lainnya mendatangi Andi. Korban dijemput dan dikeroyok di dua tempat berbeda, yaitu di sebuah TK di Desa Langenharjo dan di sebuah kos di Desa Madegondo. Kedua lokasi berada di Kecamatan Grogol. Korban dalam keadaan tak berdaya meminta dijemput kakak ke kos-kosan TKP kedua. "Kemudian korban disuruh tidur dan ditemukan meninggal dunia pada keesokan harinya," imbuhnya.</p><p style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 13px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: rgb(255, 255, 255); text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;">Danny Herlambang menambahkan, polisi melakukan pengejaran dan menangkap pelaku setelah menerima laporan dari pihak keluarga. Para pelaku yang berhasil diamankan yaitu, CM, AYA, SEH, APS, ADA dan ESA. Hasil otopsi sendiri akan diketahui beberapa hari ke depan. Pembongkaran makam ini disaksikan pihak keluarga, perangkat desa, petugas dari Polsek Grogol dan Polres Sukoharjo. Selain itu, warga sekitar juga nampak penasaran dan turut menyaksikan proses otopsi meski bau busuk menyengat di sekitar lokasi malam Dusun Bacem."Diotopsi di rumah sakit sekitar dua jam dan akan dikebumikan lagi setelahnya," tutup Kapolsek.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 22:07 WIB

Relawan Buruh Sahabat Jokowi dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Kriminalitas | 21 September 2018 - 21:33 WIB

Polisi amankan 12 pelaku curanmor di Bojonegoro

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:25 WIB

Tolak kekerasan di Bengkulu, HMI geruduk DPRD Malang

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com