Jumat, 17 Agustus 2018 | 14:35 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Dinkes diminta perketat pengawasan apotek

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Aman Hasibuan.
Foto: Aman Hasibuan.
<p>Dinas Kesehatan Provinsi Papua meminta dinas kesehatan yang bertugas di kabupaten dan kota memperketat pengawasan terhadap sejumlah apotek yang ada di wilayah kerja masing-masing. Tujuannya, untuk memberikan perlindungan kepada pasien dan masyarakat dalam penggunaan obat-obatan yang benar, agar aman untuk dikomsumsi masyarakat.</p><p>Kepala Seksi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Fonidin, S.Km mengatakan, pihaknya akan selalu mengingatkan dinas kesehatan kabupaten dan kota mengawasi apotek-apotek yang di wilayahnya masing-masing.</p><p>“Secara perijinan apotek ini ada pada wilayah kabupaten dan kota. Kalau sudah memberikan ijin maka konsekuensinya harus memberikan pembinaan dan pengawasan,” kata Fonidin, Selasa (10/10) seperti dilaporkan<i><strong> Kontributor elshinta, Aman Hasibuan.&nbsp;</strong></i></p><p>Dalam pengawasan ini dinas kesehatan kabupaten dan kota ini harus mengecek langsung apotek-apotek, sehingga tidak ada pasien atau masyarakat yang mengkonsumsi obat itu tidak ada yang salah dan sesuai dengan prosedur. Sebab selama ini kami perhatikan pengawasan terhadap apotek ini belum berjalan secara maksimal.</p><p>“Makanya harapan kami kedepan paling tidak mungkin ada pengawasan yang terprogram, sehingga dua, tiga bulan sekali apotek ini bisa di kunjungi. Dan mengecek sumber obat- yang dibeli apotek tersebut,” ujarnya.</p><p>Ia mengharapkan, jika apotek ini sudah benar, maka masyarakat bisa mendapatkan obat yang benar, sehingga peredaran obat di masyarakat itu tidak salah apalagi dengan banyaknya obat berbagai merek yang di jual dan mudah di dapatkan oleh pasien di apotek-apotek.</p><p>Menurutnya, mengecek langsung apotek-apotek dan sumber obat tersebut dapat memastikan obat yang beredar memang berasal dari perusahaan terdaftar di pemerintah dan terpercaya. Itu juga untuk memastikan keaslian obat yang dijual.</p><p>“Selain memastikan obat yang dijual asli, tujuan pengecekan ini juga untuk mengetahui batas kedaluwarsa obat yang dijual. Saat ini batas waktu kedaluwarsa lebih pendek jika dibanding obat sebelumnya,” tegas Fonidi.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 14:28 WIB

Lapas Banjarmasin rayakan HUT Kemerdekaan RI ke-73 dengan berbagai lomba

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 14:14 WIB

Plh Bupati Kudus sebagai Irup pada upacara detik-detik Proklamasi HUT RI ke-73

Musibah | 17 Agustus 2018 - 13:49 WIB

Menteri BUMN: Seluruh penumpang KMP Bandeng selamat

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 13:38 WIB

588 narapidana LP Kerobokan terima remisi Kemerdekaan RI

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 13:21 WIB

37 napi Rutan Tanjung Gusta Klas IA Medan bebas

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:46 WIB

Polisi ungkap kasus pembunuhan SPG di Blora

Kamis, 09 Agustus 2018 - 13:41 WIB

PAN gelar rakernas putuskan arah koalisi Pilpres

Rabu, 08 Agustus 2018 - 09:41 WIB

Posisi tidur terbaik menurut ahli kesehatan

Minggu, 05 Agustus 2018 - 16:37 WIB

Dishub Yogyakarta: Jumlah becak kayuh makin berkurang

Kamis, 02 Agustus 2018 - 07:33 WIB

Pelatih Persebaya Alfredo Vera mengundurkan diri

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com