Selasa, 24 Oktober 2017

Polisi: Pengungkapan narkoba di Papua semakin meningkat

Rabu, 11 Oktober 2017 10:09

Ilustrasi. Foto: Elshinta.com Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ayo berbagi!

Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Komisaris Besar Polisi IBK Ardika menyatakan pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba oleh polres-polres maupun aparat penegak hukum lainnya di wilayah itu semakin meningkat.

"Dengan keaktifan petugas-petugas di lapangan dibantu oleh masyarakat dan komponen terkait lainnya, kami bersyukur bahwa pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di Papua semakin meningkat. Itu tidak berarti bahwa kasus narkoba di Papua semakin marak," kata Kombes Ardika di Timika, Rabu (11/10).

Ia mengakui hampir semua jenis narkoba di luar ganja, seperti ekstasi, sabu-sabu dan lainnya yang masuk ke wilayah Papua melalui pintu bandara, pelabuhan maupun jasa pengiriman barang didatangkan dari provinsi lain di Indonesia.

Adapun narkoba jenis ganja didatangkan dari negara tetangga, Papua Nugini. Bahkan beberapa waktu lalu aparat berhasil mengungkap dan memusnahkan tanaman ganja yang ditanam masyarakat di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Menyikapi kondisi dimaksud, kepolisian meminta dukungan dan kerja sama dari semua komponen untuk bersama-sama melakukan pencegahan, pemberantasan maupun penegakkan hukum agar narkoba benar-benar bebas dari Tanah Papua.

"Penegakan hukum terus kami lakukan tak pernah henti-hentinya. Tapi kami juga melakukan upaya pencegahan melalui penyuluhan dan edukasi. Ini merupakan kerja bersama, tidak bisa sendiri-sendiri. Kami harus bekerja sama dengan semua instansi baik BNN, BP POM, Pemda dan lain-lain untuk sama-sama menghindari penyalahgunan narkoba di Papua," kata Kombes Ardika.

Dengan semakin banyaknya pengedar dan bandar narkoba diproses hukum, Polda Papua berharap masyarakat di wilayah itu semakin menjauhi narkoba.

"Yang paling utama itu bagaimana membangun ketahanan dan pertahanan diri yaitu mental masyarakat agar tidak terjerumus dalam pengaruh narkoba melalui penyuluhan-penyuluhan dan lainnya. Karena lebih baik mencegah daripada mengobati," tutur Kombes Ardika.(Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar