Jumat, 17 Agustus 2018 | 14:37 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Polisi: Pengungkapan narkoba di Papua semakin meningkat

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Komisaris Besar Polisi IBK Ardika menyatakan pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba oleh polres-polres maupun aparat penegak hukum lainnya di wilayah itu semakin meningkat.</p><p>"Dengan keaktifan petugas-petugas di lapangan dibantu oleh masyarakat dan komponen terkait lainnya, kami bersyukur bahwa pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di Papua semakin meningkat. Itu tidak berarti bahwa kasus narkoba di Papua semakin marak," kata Kombes Ardika di Timika, Rabu (11/10).</p><p>Ia mengakui hampir semua jenis narkoba di luar ganja, seperti ekstasi, sabu-sabu dan lainnya yang masuk ke wilayah Papua melalui pintu bandara, pelabuhan maupun jasa pengiriman barang didatangkan dari provinsi lain di Indonesia.</p><p>Adapun narkoba jenis ganja didatangkan dari negara tetangga, Papua Nugini. Bahkan beberapa waktu lalu aparat berhasil mengungkap dan memusnahkan tanaman ganja yang ditanam masyarakat di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.</p><p>Menyikapi kondisi dimaksud, kepolisian meminta dukungan dan kerja sama dari semua komponen untuk bersama-sama melakukan pencegahan, pemberantasan maupun penegakkan hukum agar narkoba benar-benar bebas dari Tanah Papua.</p><p>"Penegakan hukum terus kami lakukan tak pernah henti-hentinya. Tapi kami juga melakukan upaya pencegahan melalui penyuluhan dan edukasi. Ini merupakan kerja bersama, tidak bisa sendiri-sendiri. Kami harus bekerja sama dengan semua instansi baik BNN, BP POM, Pemda dan lain-lain untuk sama-sama menghindari penyalahgunan narkoba di Papua," kata Kombes Ardika.</p><p>Dengan semakin banyaknya pengedar dan bandar narkoba diproses hukum, Polda Papua berharap masyarakat di wilayah itu semakin menjauhi narkoba.</p><p>"Yang paling utama itu bagaimana membangun ketahanan dan pertahanan diri yaitu mental masyarakat agar tidak terjerumus dalam pengaruh narkoba melalui penyuluhan-penyuluhan dan lainnya. Karena lebih baik mencegah daripada mengobati," tutur Kombes Ardika.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 14:28 WIB

Lapas Banjarmasin rayakan HUT Kemerdekaan RI ke-73 dengan berbagai lomba

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 14:14 WIB

Plh Bupati Kudus sebagai Irup pada upacara detik-detik Proklamasi HUT RI ke-73

Musibah | 17 Agustus 2018 - 13:49 WIB

Menteri BUMN: Seluruh penumpang KMP Bandeng selamat

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 13:38 WIB

588 narapidana LP Kerobokan terima remisi Kemerdekaan RI

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 13:21 WIB

37 napi Rutan Tanjung Gusta Klas IA Medan bebas

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:46 WIB

Polisi ungkap kasus pembunuhan SPG di Blora

Kamis, 09 Agustus 2018 - 13:41 WIB

PAN gelar rakernas putuskan arah koalisi Pilpres

Rabu, 08 Agustus 2018 - 09:41 WIB

Posisi tidur terbaik menurut ahli kesehatan

Minggu, 05 Agustus 2018 - 16:37 WIB

Dishub Yogyakarta: Jumlah becak kayuh makin berkurang

Kamis, 02 Agustus 2018 - 07:33 WIB

Pelatih Persebaya Alfredo Vera mengundurkan diri

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com