Minggu, 22 Juli 2018 | 13:41 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Jurnalis Kudus demo tolak kekerasan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Ilustrasi.
Ilustrasi.
<p>Belasan wartawan dan fotografer di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, melakukan aksi unjuk rasa menolak kekerasan terhadap profesi jurnalis, Rabu (11/10).</p><p>Aksi unjuk rasa digelar di Alun-alun Kudus dengan membawa poster bertuliskan "stop kekerasan terhadap wartawan, hargai pers, cukup istriku yang galak, aparat jangan, kami dilindungi Undang-undang".</p><p>Aksi tersebut merupakan bentuk keprihatinan para jurnalis di Kabupaten Kudus atas kekerasan yang dialami wartawan yang bertugas mencari berita di Kabupaten Banyumas. "Kami berharap, kasus kekerasan terhadap wartawan tidak terulang," kata Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kudus Saiful Anas di Kudus, Rabu.</p><p>Ia mengatakan, aksinya ini merupakan bentuk keprihatinan wartawan di Kudus atas kasus kekerasan yang dialami wartawan di Banyumas.</p><p>Tentunya, kata dia, wartawan yang melakukan tugas peliputan tentu berpegang pada Undang-undang Pers dan kode etik jurnalistik.</p><p>Ia menuntut, pelaku tindak kekerasan terhadap wartawan di Banyumas diusut tuntas dan diberi sanksi sesuai aturan yang ada.</p><p>Wartawan Kudus mengutuk keras penganiayaan dan upaya menghalagi tugas jurnalis yang diduga dilakukan oknum petugas Kepolisian dan Satpol PP setempat.</p><p>Sementara itu, Kepala Satpol PP Kudus Djati Solechah yang ikut hadir pada aksi wartawan di Alun-alun Kudus mengatakan, selama ini komunikasi dengan wartawan di Kudus cukup bagus.</p><p>"Kondisi tersebut tentu akan dilanjutkan," ujarnya.</p><p>Ia berharap, di Kudus tidak ada kasus kekerasan seperti yang terjadi di Banyumas. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 13:34 WIB

Pilot WNI tewas ditabrak di Madinah

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 13:29 WIB

1.000 nelayan Kota Kupang dilindungi asuransi

Asia Pasific | 22 Juli 2018 - 13:16 WIB

CIA: Tiongkok ingin gantikan AS sebagai adidaya dunia

Aktual Sepakbola | 22 Juli 2018 - 12:53 WIB

Marckho Sandy bakal akhiri kontrak di Sriwijaya FC

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 12:37 WIB

HSU stop iklan rokok demi anak

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 12:25 WIB

Arab Saudi kirim 17.000 domba kurban ke Indonesia

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com