Rabu, 26 September 2018 | 18:42 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

KPK sebut ada sejumlah pihak terlibat 'atur' anggaran Bakamla

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penggiringan anggaran pengadaan satelit monitoring Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Komisi I DPR.</p><p><br></p><p>"Terkait pembahasan anggaran ada beberapa pihak yang terlibat," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/10) seperti dilaporkan <strong><i>Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin.</i></strong></p><p><br></p><p>Febri menyatakan, penyidik KPK menemukan hal baru dalam pengusutan dugaan suap pengadaan satelit monitoring atau pengawasan Bakamla, dengan tersangka mantan Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla Nofel Hasan. </p><p><br></p><p>"Kami juga dalami lebih lanjut aspek awal. KPK temukan hal baru di kasus Bakamla ini," tuturnya. </p><p><br></p><p>Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus suap dalam proyek itu, termasuk Nofel.</p><p><br></p><p>Empat orang lagi adalah Direktur PT Melati Technofo Indonesia Fahmi Darmawansyah, mantan Deputi Bidang Informasi Hukum dan Kerja Sama Bakamla Eko Susilo Hadi. Dua orang lagi adalah anak buah Fahmi yakni Muhammad Adami Okta dan Hardy Stefanus.</p><p><br></p><p>Pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Fahmi, yang sudah divonis bersalah dalam kasus ini, menyebut telah menyerahkan uang kepada anggota DPR sebesar Rp24 miliar. Uang itu untuk 'mengamankan' agar perusahaannya mendapat proyek di Bakamla. </p><p><br></p><p>Perusahaan Fahmi akhirnya mendapat proyek pengadaan satelit monitoring atau pengawasan Bakamla. Namun, KPK berhasil membongkar kasus ini lewat operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada pertengahan Desember tahun lalu.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 18:38 WIB

Ma`ruf Amin berterima kasih kepada keluarga Gus Dur

Ekonomi | 26 September 2018 - 18:17 WIB

Rupiah Rabu sore menguat tipis menjadi Rp14.891

Bencana Alam | 26 September 2018 - 18:06 WIB

Kabupaten Tambrauw diguncang gempa Magnitudo 5,4

Badminton | 26 September 2018 - 17:57 WIB

Tiga tunggal putra menangi laga Korea Terbuka

Ekonomi | 26 September 2018 - 17:48 WIB

Indef: Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2018, 5,1 persen

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com