Rabu, 18 Oktober 2017

Karyawan RSIS deklarasikan serikat pekerja

Rabu, 11 Oktober 2017 20:56

Ayo berbagi!

Tenaga kerja Rumah Sakit Islam Surakarta (RSIS) di Kartasura, Kabupaten Sukoharjo membentuk serikat pekerja. Sebanyak 388 orang atau 88 persen karyawan rumah sakit langsung bergabung dengan serikat pekerja ini. hal tersebut sebagai tindak lanjut pendaftaran organisasi ke Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja kabupaten setempat.

Ketua SPRSIS Suryatmojo kepada Reporter Elshinta, Suryanti, Rabu (11/10) mengatakan, deklarasi ini menegaskan keberadaan SPRSIS sebagai serikat pekerja di RSIS yang sah. Dengan adanya serikat ini tentu berfungsi untuk menampung aspirasi seluruh anggota. Langkah pertama yang bakal mereka lakukan yakni mengumpulkan dokumen yang bisa ditindaklanjuti. Hal ini agar aspirasi dari karyawan bisa diteruskan pada managemen sehingga ada komunikasi yang harmonis.

Managemen juga tidak menolak adanya SPRSIS ini sebab keberadaannya sudah sah dan terdaftar. Selain itu, tujuannya juga tidak ingin menjatuhkan namun sama–sama membangun RSIS untuk lebih baik kedepannya. ”Ada dokter juga yang tergabung dalam SPRSIS ini,” katanya.

Disinggung soal adanya karyawan yang dirumahkan, memang ada yang dirumahkan. Informasinya yakni pegawai bagian gizi. Sementara untuk dokter memang jumlahnya ada 11 tadi. Sebab, beberapa dokter lainnya sudah keluar dari rumah sakit. Jadi, 11 dokter tersebut sudah mengikuti serikat pekerja ini.

Agenda kedepan ini adalah melakukan pendataan pada karyawan siapa yang di rumahkan dan belum. Sebab, selama ini isu di rumahkan ini hanya sebatas lesan dan belum ada surat keputusan dari managemen. SPRSIS berharap ada komunikasi yang baik antara manajemen dengan serikat pekerja. Sebab, mulai saat ini pekerja di RSIS sudah memiliki payung untuk membela hak–hak karyawan.

Penulis: Devi Novitasari

Editor: Sigit Kurniawan

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar