Jumat, 21 September 2018 | 23:48 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Tak berizin, Pemkot Depok bisa stop proyek Apartemen TOD Pondok Cina

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Wali Kota Depok Muhammad Idris protes dengan dilakukan peletakan batu pertama (ground breaking) Apartemen Stasiun Transit Oriented Development (TOD) Pondok Cina Jalan Lingkar Kampus, Blok Mawar, Pondok Cina, Beji, Kota Depok. Dikarenakan proyek prestis Perum Perumnas dan PT KAI ini belum mengantongi izin mendirikan bangun (IMB) dan izin lainnya.</p><p>Pantauan<strong><i> Reporter Elshinta Hendrik Isnaini Raseukiy</i></strong>, Rabu (11/10), tampak aktivitas pekerja di lokasi Apartemen TOD Pondok Cina.</p><p>"Jika belum ada IMB maka proyek TOD ini dapat menjadi masalah hukum. Pemkot Depok dapat menyetop perkerjaan proyek ini. Segala aktivitas, pengerjaan, promosi, dan pemansaran harus dihentikan," ujar Muhammad Idris di Balai Kota Depok.</p><p>Idris keberatan antivitas pembangunan tanpa mengindahkan peraturan hukum. Apalagi apartemen TOD ini adalah proyek nasional yang dilaksanakan oleh Perum Perumnas dan PTKAI didukung oleh Kementerian BUMN.</p><p>Ketika dilakukan ground breaking, Senin (2/10), hadir Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimlujono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro. Sedangkan Walkot Depok Muhammad Idris memboikot acara tersebut.</p><p>"Belum ada IMB. Saya tidak tahu siapa yg bikin istilah groun breaking. Belum ada IMB, sudah groud breaking aja. Bikin masalah," kesal Idris.</p><p>Sebutnya, pihak kontraktor baru hanya mengajukan uji air. "Hanya itu yang mareka lakukan," sebutnya.</p><p>Idris, instruksikan aparatnya untuk melakukan penindakah kepada proyek apartemen TOD ini dari akan dirurunkan tim ke TOD. nantinaka turun dari Satpol PP dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP).</p><p>Dikonfirmasi, Kabid Pengawasan DPMPTSP A. Oting mengatakan, A oting, akan memeriksa tentang legalitas proyek ini. Bila belum memiliki izin sama sekali maka menjadi kewenangan Satpol PP untuk mengambil tindakan.</p><p>"TOD belum mengatongi izin semua urusan, penguasaan ada di Satpol PP. Kami mendampingi," sebutnya.</p><p>Di acara ground breaking tersebut, Direktur Pemasaran Perum Perumnas Muhammad Nawir, sebutkan Aptemen TOD Pondok Cina ini bakal mempunyai 3400 unit yang berdiri di lahan seluar 27 ribu meter per segi, 4 tower masing-masing 49 lantai.</p><p>"Di sini dibangun tipe 32 one bad room dengan harga per meter sekitar Rp7 juta. Keunggulan dari TOD ini adalah dekat dengan jalur KRL yaitu Stasiun KRL Pondok Cina," sebut Nawir.</p><p>Sebelumnya Muhammad Nawir merupakan Komisaris PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) anak usaha perusahaan pelat merah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Wijaya Karya bangun gedung (WIKA Gedung).</p><p><br></p><p>Penulis: Devi Novitasari</p><p>Editor: Sigit Kurniawan</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 22:07 WIB

Relawan Buruh Sahabat Jokowi dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Kriminalitas | 21 September 2018 - 21:33 WIB

Polisi amankan 12 pelaku curanmor di Bojonegoro

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:25 WIB

Tolak kekerasan di Bengkulu, HMI geruduk DPRD Malang

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com