Senin, 24 September 2018 | 23:24 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Teleskop Radio "Mata Surga Tiongkok" Temukan Pulsar Untuk Pertama Kali

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
<p align=center>&nbsp;</p> <p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2017/10/11/92d030c9aebe49b186eb95f966e0a049.jpg"></p> <p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2017/10/11/e8f1e2be0d244211a91a35aab7bd3389.jpg"></p> <p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2017/10/11/2197678c4f184b03a70f2c53a8916912.jpg"></p> <p>Teleskop radio milik Tiongkok dengan diameter 500 meter yang dijuluki "mata surga" atau FAST berhasil menemukan Pulsar untuk pertama kalinya. Demikian hal itu diumumkan oleh Observatorium Nasional Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, hari Selasa (10/10) kemarin. </p> <p>Ilmuwan menyatakan, penemuan kali ini telah membuka era di mana Tiongkok memanfaatkan sistem peralatan astronomi buatan sendiri untuk menghasilkan penemuan orisinal. Ke depan, FAST juga diharapkan dapat memberikan sumbangan yang bersifat orisinal dalam pendeteksian gelombang gravitasi. <p>Wakil Kepala Insinyur Proyek FAST, Li Di mengatakan, FAST mempunyai keunggulan unik di bidang penemuan Pulsar. Ia mengatakan, FAST merupakan salah satu dari 3 peralatan astronomi di dunia yang mampu menangkap gelombang radio di bawah 3 gigahertz. Di samping itu, teleskop radio tersebut menggunakan perangkat elektronik yang mutakhir, sehingga memiliki sensitivitas yang sangat tinggi. Pulsar merupakan sinyal yang mengandalkan waktu dan sinyalnya relatif lemah. Oleh karena itu, dalam pencarian Pulsar, sensitivitas FAST mempunyai keunggulan yang sangat besar. <p>Pembangunan FAST dirampungkan dan memasuki tahap uji coba operasional pada tanggal 25 September 2016. Direktur Observatorium Nasional Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok Yan Jun mengatakan, berkat koordinasi erat antara tim ilmu pengetahuan dan tim proyek, FAST berhasil mengoperasikan berbagai pola pemantauan secara lancar, termasuk penunjuk arah, pelacakan dan drift scan. Kemajuan ujicoba telah melampaui prediksi awal, juga melampaui praktik perangkat sejenis di dunia. Penemuan pulsar pada tahap awal ujicoba FAST tidak terlepas dari cadangan teknis dan tenaga ahli serta perencanaan ilmiah tahap dini yang efektif. Semua ini telah menunjukkan kemampuan FAST untuk melakukan inovasi secara independen. Yan Jun menyatakan, pihaknya akan berupaya secepat mungkin membangun FAST menjadi peralatan teleskop kelas satu di dunia. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 24 September 2018 - 22:05 WIB

Divonis 13 tahun penjara, SAT ajukan banding

Ekonomi | 24 September 2018 - 21:57 WIB

PKS: Generasi milenial harus didorong jadi petani

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 21:45 WIB

Polda antisipasi aksi balas dendam suporter Persija

Musibah | 24 September 2018 - 21:23 WIB

Pengemudi truk ditemukan meninggal di rest area

Manajemen | 24 September 2018 - 21:15 WIB

Alasan mengapa pelaku usaha perlu berinvestasi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com