Jumat, 17 Agustus 2018 | 14:32 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Kena PHK massal, mantan supir taksi alih propesi curi motor

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Hendrik Raseukiy
Foto: Hendrik Raseukiy
<p>Berdalih terbelit masalah pekerjaan lantara terkena PHK massal sebagai supir sebuah perusahaan taksi ternama, HD (37) nekat jadi pencuri motor. Tandem dengan adiknya KD (36), mengaku telah pernah tujuh kali mencuri motor di sejumlah tempat di Kota Depok dan Kota Bekasi, Jawa Barat.</p><p><br></p><p>Ulah dua bersaudara ini terendus aparat Reskrim Polresta Depok. Pasangan kompak jahat ini pun diringkus di rumah kontrakan meraka di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (10/10).</p><p><br></p><p>Disebutkan Kasat Reskrim Polresta Depok Kompo Putu Khalis Aryana kepada <i><strong>Reporter Elshinta Hendrik Isnaini Raseukiy</strong></i>, Rabu (11/10). Polah HD dan KD ini terendus sejak kasus pencurian motor di parkiran Masjid Al Muklis, Jalan Tumaritis, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Jabar pada 5 September 2017. Saat itu, keduanya mengambil motor Yamaha Vixion milik seorang jemaah masjid yang sedang menunaikan shalat subuh.</p><p><br></p><p>Ditemui di Mapolres Kota Depok, Rabu (11/10), HD mengaku dulunya sempat bekerja sebagai sopir taksi di salah satu perusahaan taksi ternama selama beberapa tahun.</p><p><br></p><p>"Tapi sekitar empat lalu kena PHK massal. Diberhentikan karena taksi biasa susah dapat sewa. Susah cari duit di Taksi," ujarnya..</p><p><br></p><p>Aksi beraksi, HD mengajak adiknya KD dengan berbongan satu motor. Dengan berbekal kunci huruf T, HD menjebol stop kontak motor kurban kemudian dibawa kabur. Bagian tugas ini dilakukan secara bergantian. </p><p><br></p><p>Sebut Kompol Aryana, para pelaku ini spesialis beraksi saat waktu-waktu sepi yang sulit terpantau, seringkali pada dinihari.</p><p><br></p><p>"Sekarang sudah kami tahan. Sedang kami periksa untuk jaringan yang lebih luas. Mareka mengaku ada Bos sebagai penadah. Sedang kami buru. Untuk kedua mereka ini kami sangkakan dengan pasa Pasal 363 KUHP yang mengatur kasus pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," sebut Aryana.</p><p><br></p><p>Ternyata motor-motor curian tersebut dijual hanya dengan harga Rp2,5 kepada penadah.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 14:28 WIB

Lapas Banjarmasin rayakan HUT Kemerdekaan RI ke-73 dengan berbagai lomba

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 14:14 WIB

Plh Bupati Kudus sebagai Irup pada upacara detik-detik Proklamasi HUT RI ke-73

Musibah | 17 Agustus 2018 - 13:49 WIB

Menteri BUMN: Seluruh penumpang KMP Bandeng selamat

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 13:38 WIB

588 narapidana LP Kerobokan terima remisi Kemerdekaan RI

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 13:21 WIB

37 napi Rutan Tanjung Gusta Klas IA Medan bebas

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:46 WIB

Polisi ungkap kasus pembunuhan SPG di Blora

Kamis, 09 Agustus 2018 - 13:41 WIB

PAN gelar rakernas putuskan arah koalisi Pilpres

Rabu, 08 Agustus 2018 - 09:41 WIB

Posisi tidur terbaik menurut ahli kesehatan

Minggu, 05 Agustus 2018 - 16:37 WIB

Dishub Yogyakarta: Jumlah becak kayuh makin berkurang

Kamis, 02 Agustus 2018 - 07:33 WIB

Pelatih Persebaya Alfredo Vera mengundurkan diri

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com