Sabtu, 22 September 2018 | 13:20 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

/

Spanyol jatuhkan ultimatum kepada Catalunya

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy memberikan tenggat waktu kepada pemimpin wilayah Catalunya, Carles Puigdemont, untuk memberikan penjelasan resmi apakah wilayah itu telah menyatakan kemerdekaan. </p><p>Jika Carles Puigdemont memang mengukuhkan bahwa Catalunya telah menyatakan memisahkan diri dari Spanyol, atau jika ia tidak memberikan jawaban, maka ia akan diberi ultimatum untuk menarik deklarasi kemerdekaan sebelum Kamis pekan depan (19/10). </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41559230">Deklarasi diteken, pemisahan diri Catalunya dari Spanyol 'ditunda'</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41577292">Pemerintah Spanyol 'mencemooh' deklarasi kemerdekaan Catalunya</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-41545489">Ratusan ribu warga protes rencana pemisahan diri Catalunya dari Spanyol</a></li> </ul><p>Jika pemimpin Catalunya gagal memenuhi tuntutan tersebut maka pemerintah pusat dapat memohon penggunaan Pasal 155 Undang-Undang Dasar untuk mempertegas kembali pemerintahan langsung di Catalunya. </p><p>&quot;Seruan ini -sebelum langkah-langkah lain yang mungkin akan diambil pemerintah berdasarkan Pasal 155 Konstitusi - berusaha menawarkan kejelasan dan keamanan dari persoalan yang begitu penting,&quot; kata PM Rajoy setelah menghadiri sidang darurat kabinet, Rabu (11/10). </p><p>&quot;Tindakan ini mendesak diambil guna mengakhiri situasi yang terjadi di Catalunya - untuk mengembalikannya ke dalam situasi yang aman dan tenang secepat mungkin.&quot; </p><h3>'Siap membela'</h3><p>Ketua parlemen Catalunya - yang mendukung pemisahan diri - Carme Forcadell telah memperingatkan agar pemerintah tidak menerapkan pemerintahan langsung dari pusat atas wilayah tersebut. </p><p>Dikatakannya ia yakin banyak orang akan siap mempertahankan pemerintahan sendiri di Catalunya.</p><p>Menyusul hasil referendum yang dimenangkan oleh kubu yang menginginkan Katalunya memisahkan diri dari Spanyol, Presiden Catalunya, Carles Puigdemont, telah meneken deklarasi kemerdekaan, namun menyatakan pemisahan diri ditunda untuk memungkinkan dialog dengan pemerintah pusat.</p><p>Sejak awal pemerintah Spanyol pimpinan Perdana Menteri Mariano Rajoy menganggap referendum tidak sah dan akan mengambil langkah apa saja untuk mencegah pemisahan diri Catalunya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 22 September 2018 - 13:13 WIB

Presiden Vietnam meninggal akibat `sakit parah`

Musibah | 22 September 2018 - 12:49 WIB

Seorang janda Simpenan gantung diri akibat depresi

Event | 22 September 2018 - 12:37 WIB

Tiongkok taklukan Thailand di Turnamen Segitiga

Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 12:25 WIB

Timnas putri U-16 Indonesia gagal lolos putaran kedua AFC U-16

Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 12:13 WIB

Pemain Timnas U-16 Indonesia tak ingin terbuai kemenangan perdana

Pemilihan Presiden 2019 | 22 September 2018 - 11:51 WIB

Hasto: Nomor urut satu sarat pesan sejarah

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com