Jumat, 17 Agustus 2018 | 14:35 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Kasus First Travel, pengembalian dana jemaah tergantung putusan pengadilan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul. Foto: Antara
Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul. Foto: Antara
<p>Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, keputusan pengembalian dana para jemaah yang menjadi korban kasus First Travel tergantung hasil putusan hakim.</p><p>"Itu tergantung keputusan hakim di pengadilan," kata Komisaris Besar Polisi Martinus melalui pesan singkat di Jakarta, Rabu (11/10).</p><p>Menurut dia, dikutip <i>Antara</i>, untuk saat ini, sejumlah aset First Travel yang sudah disita tidak bisa langsung dibagikan kepada nasabah. Pasalnya aset tersebut harus diserahkan ke pengadilan untuk dijadikan sebagai barang bukti.</p><p>"Kalau aset yang disita, tidak bisa dikembalikan. Karena barang bukti harus diserahkan ke JPU," ujar Martinus.</p><p>Sejumlah aset First Travel yang telah disita polisi yakni berupa rumah hingga kendaraan yaitu Volks Wageb Carafelle warna putih nomor polisi F 805 FT, Mitsubishi Pajero warna putih nomor polisi F 111 PT, Toyota Vellfire warna putih nomor polisi F 777 NA, Daithatsu Sirion warna putih nomor polisi B 288 UAN, Toyota Fortuner warna putih nomor polisi B 28 KHS.</p><p>Terdapat pula 11 aset yang telah dijual atau dipindahtangankan yakni Hammer nomor polisi F 1051 GT, Mercy nomor polisi F9 FA, Izusu nomor polisi B 9885 ECB, Daihatsu nomor polisi B 1382 EKB, Avanza nomor polisi B 1965 EDG dan Avanza nomor polisi B 1985 EDO.</p><p>Daihatsu nomor polisi B 1919 EKW, Avanza nomor polisi B 1683 EDL, Luxio nomor polisi B 1854 EDG, Luxio nomor polisi B 1645 EKW, kendaraan merk tak diketahui nomor polisi B 1062 EDH.</p><p>Selain kendaraan, aset tak bergerak yang turut disita yakni sebuah rumah mewah di Komplek Sentul City, Bogor sebuah rumah di Kebagusan Pasar Minggu, dan rumah kontrakan di Cilandak, Jakarta Selatan.</p><p>Pun kantor Firts Travel di Radar Auri Cimanggis Depok Kantor PT First Anygrah Karya Wisata di GKM Tower TB Simatupang dan kantor di Atrium Mulia Suite Rasuna Said juga satu butik di Kemang.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 14:28 WIB

Lapas Banjarmasin rayakan HUT Kemerdekaan RI ke-73 dengan berbagai lomba

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 14:14 WIB

Plh Bupati Kudus sebagai Irup pada upacara detik-detik Proklamasi HUT RI ke-73

Musibah | 17 Agustus 2018 - 13:49 WIB

Menteri BUMN: Seluruh penumpang KMP Bandeng selamat

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 13:38 WIB

588 narapidana LP Kerobokan terima remisi Kemerdekaan RI

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 13:21 WIB

37 napi Rutan Tanjung Gusta Klas IA Medan bebas

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:46 WIB

Polisi ungkap kasus pembunuhan SPG di Blora

Kamis, 09 Agustus 2018 - 13:41 WIB

PAN gelar rakernas putuskan arah koalisi Pilpres

Rabu, 08 Agustus 2018 - 09:41 WIB

Posisi tidur terbaik menurut ahli kesehatan

Minggu, 05 Agustus 2018 - 16:37 WIB

Dishub Yogyakarta: Jumlah becak kayuh makin berkurang

Kamis, 02 Agustus 2018 - 07:33 WIB

Pelatih Persebaya Alfredo Vera mengundurkan diri

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com