Jumat, 22 Juni 2018 | 12:47 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Konsumen atau pengelola yang paling untung soal e-toll? Ini analisa YLKI

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai penggunaan kartu elektronik untuk pembayaran tol atau "e-Toll" lebih menguntungkan pengelola jalan tol daripada konsumen.</p><p>"Pengelola jalan tol tidak lagi pusing untuk menyiapkan uang receh untuk kembalian tarif tol yang dibayarkan konsumen. Sebelumnya, pengelola jalan tol harus menyiapkan uang kembalian yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah per hari," kata Tulus melalui pesan singkat di Jakarta, Rabu (11/10).</p><p>Tulus mengatakan meskipun sebelumnya pengelola jalan tol menganjurkan pengguna jalan tol membayar menggunakan uang pas, tetapi pada kenyataannya hampir semua konsumen memerlukan uang kembali saat membayar tarif tol.</p><p>Pembayaran mengunakan "e-Toll" juga lebih memberikan kepastian jumlah pengguna jalan tol dan mengurangi kemungkinan manipulasi jumlah pengguna jalan tol dan pendapatan pengelola jalan tol.</p><p>"Dengan penggunaan e-Toll jumlah pengguna jalan tol yang sesungguhnya bisa lebih transparan," ujarnya.</p><p>Selain menguntungkan pengelola jalan tol, Tulus menilai penggunaan "e-Toll" dan uang elektronik secara keseluruhan juga menguntungkan Bank Indonesia. </p><p>Menurut dia, penggunaan uang elektronik secara massal akan menyebabkan biaya cetak uang kartal menjadi turun.</p><p>"Apalagi, biaya produksi pembuatan uang lebih besar daripada nilai nominal yang tercantum pada uang kartal, khususnya untuk mata uang pecahan kecil," tuturnya.</p><p>Karena itu, klaim pemerintah dan pengelola jalan tol bahwa "e-Toll" adalah instrumen untuk meningkatkan pelayanan seharusnya dibarengi dengan pemberian insentif kepada pengguna jalan tol, bukan malah disinsentif berupa biaya pengisian ulang sebagaimana diwacanakan sebelumnya.</p><p>Pada 31 Oktober 2017, semua transaksi pembayaran di gerbang tol akan dilakukan menggunakan "e-Toll". (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 22 Juni 2018 - 12:30 WIB

Pendatang baru di DKI diminta segera lapor RT/RW

Hukum | 22 Juni 2018 - 12:13 WIB

Aman Abdurrahman divonis hukuman mati

Kriminalitas | 22 Juni 2018 - 11:05 WIB

Fredrich Yunadi hari ini bacakan nota pembelaan

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 10:28 WIB

Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Jatim

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com