Kamis, 20 September 2018 | 00:42 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Berbeda dari Indonesia, Isi Ulang E-money di 6 Negara ini Gratis

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
courtesy https://www.cermati.com/artikel/berbeda-dari-indonesia-isi-ulang-e-money-di-6-negara-ini-gratis
courtesy https://www.cermati.com/artikel/berbeda-dari-indonesia-isi-ulang-e-money-di-6-negara-ini-gratis
<p>Polemik pengenaan biaya tambahan isi ulang uang elektronik akhirnya disudahi dengan keluarnya kebiijakan Bank Indonesia yang meregulasinya. Tetapi, tidak semua orang serta merta menyetujuinya, ada sebagian orang yang beranggapan bahwa isi ulang e-money tidaklah harus dikenakan biaya.</p> <p>Opini masyarakat ini diperkuat dengan membanding-bandingkan regulasi e-money di Indonesia dengan regulasi e-money di negara lain. Masyarakat meyuarakan bahwa isi ulang e-money di negara-negara lain seperti, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Inggris, tidak dikenakan biaya administrasi.</p> <p>Oleh sebab itu, mereka menginginkan Indonesia mengadopsi kebijakan yang sama dengan negara lain terkait isi ulang e-money. Tapi, apakah benar <a title="di luar negeri " href="https://www.cermati.com/artikel/4-cara-belanja-cerdas-saat-liburan-di-luar-negeri" target="_blank">di luar negeri </a>isi ulang tidak dikenakan biaya tambahan? Lalu, negara masa saja yang menerapkan <em>top-up </em>e-money gratis? Baca ulasan berikut.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="Bayar Tol Wajib Gunakan E-Money Berlaku Oktober 2017" href="https://www.cermati.com/artikel/bayar-tol-wajib-gunakan-e-money-berlaku-oktober-2017" target="_blank">Bayar Tol Wajib Gunakan E-Money Berlaku Oktober 2017</a></strong></p> <h2><strong>1. Malaysia</strong></h2> <p style="text-align: center;"><strong><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="https://image.cermati.com/q_70/x8qxhshlo62w3jtajqd8" alt="e-money di malaysia"></strong>isi ulang e-money di malaysia gratis</p> <p>Tidak usah jauh-jauh dulu, di negara tetangga kita, Malaysia, sudah lebih dulu menerapkan pembayaran dengan metode <em>cashless. </em>Khususnya, metode pembayaran dengan menggunakan e-money ini digunakan untuk membayar ongkos transportasi publik dan pembelanjaan pada toko ritel layaknya di Indonesia.</p> <p>Sama seperti di Indonesia, kartu-kartu e-money yang beredar di Indonesia diterbitkan oleh lembaga bank dan nonbank. Tetapi, sektor nonbank lebih mendominasi menghadirkan kartu e-money.</p> <p>Dalam peraturan bank sentralnya, Bank Negara Malaysia, tidak dijelaskan kalau ada biaya tambahan untuk melakukan <em>top up </em>e-money. Berbeda dengan di Indonesia, biaya administrasi isi ulang sudah diatur oleh bank sentralnya.</p> <h2><strong>2. Singapura</strong></h2> <p>Setelah dari Malaysia, kita bergeser sedikit ke negara tetangga lainnya, Singapura. Negara dengan symbol kepala singa ini juga sudaj sejak lama memberlakukan metode pembayaran nontunai sebelum rakyat Indonesia sibuk memperdebatkan biaya isi ulang e-money.</p> <p>Berbicara tentang biaya isi ulang e-money, Singapura tidak mengenakan biaya tambahan bagi warganya yang akan melakukan isi ulang. Hal ini juga dipertegas oleh pernyataan Alvin Lie, Anggota Ombudsman Republik Indonesia dalam wawancaranya di salah satu media <em>online </em>di Indonesia, bahwa isi ulang e-money di negara lain seperti Singapura tidak dikenakan biaya tambahan.</p> <h2><strong>3. Hongkong</strong></h2> <p style="text-align: center;"><strong><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="https://image.cermati.com/q_70/sprezexl2m4k4mrrnpru" alt="e-money di hongkong"></strong>liburan ke Hongkong</p> <p>Negara di kawasan Asia lainnya yang tidak mengenakan biaya tambahan saat melakukan isi ulang e-money adalah Hongkong. Bagaimana tidak, di Hongkong sendiri kartu e-money sudah diterbitkan sejak tahun 1997 untuk keperluan pembayaran pada lini transportasi. Salah satu kartu e-money yang popular di Hongkong adalah Octopus Card.</p> <p>Bahkan, di Hongkong sistem pada e-money menggunakan skema <em>sharing cost. </em>Apa itu? <em>Sharing cost </em>adalah skema di mana pihak penerbit e-money dan pihak jasa transportasi bekerja sama menanggung semua biaya investasi infrastruktur e-money.</p> <p>Dengan demikian, beban biaya bank atau perusahaan penerbit kartu e-money berkurang. Jadi, pihak penerbit e-money bisa memberikan diskon kepada para penggunanya. Tidak heran kalau di Hongkong, 95% warganya sudah menggunakan uang elektronik.</p> <cermati data-banner="kartu-kredit-button">&#xA0;</cermati> <h2><strong>4. Jepang</strong></h2> <p>Masih tetap pada benua kuning.&#xA0;<a title="Jepang memang terkenal akan kemajuan teknologinya" href="https://www.cermati.com/artikel/jadikan-nyata-impian-traveling-ke-jepang-dengan-tips-berikut-ini" target="_blank">Jepang memang terkenal akan kemajuan teknologinya</a> yang pesat dan bisa mengimbangi perkembangan teknologi di Eropa dan Amerika. Sudah tidak diragukan lagi kalau yang namanya uang elektronik sudah lama hadir di negeri matahari terbit ini. Salah dua kartu e-money yang terkenal di negara ini adalah Suica dan Pasmo.</p> <p>Penggunaan kartu e-money di Jepang lebih meluas karena selain untuk pembayaran transportasi dan sektor ritel, kartu ini bisa digunakan untuk membeli makan di restoran, minum kopi di kafe, belanja baju di pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Oh iya, tentunya tidak ada <em>surcharge </em>dalam setiap isi ulangnya ya.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="Isi Ulang E-money Sudah Ada Aturannya. Mau Gratis? Simak Tipsnya" href="https://www.cermati.com/artikel/isi-ulang-e-money-sudah-ada-aturannya-mau-gratis-simak-tipsnya" target="_blank">Isi Ulang E-money Sudah Ada Aturannya. Mau Gratis? Simak Tipsnya</a></strong></p> <h2><strong>5. Inggris</strong></h2> <p style="text-align: center;"><strong><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="https://image.cermati.com/q_70/svetu8ar0fkh2r4zrbzy" alt="e-money di inggris"></strong>di Inggris e-money digunakan juga untuk naik subway</p> <p>Meluncur ke Eropa, Inggris juga sudah menerapkan pembayaran nontunai untuk segala lini pembelanjaan. Bahkan, Oyster Card (nama e-money di Inggris) bisa digunakan untuk pembayaran di seluruh Inggris Raya. Awalnya memang kehadiran kartu e-money di Inggris digunakan untuk membayar ongkos jika menggunakan transportasi publik, seperti bus, kereta api, <em>subway,</em> dan lain sebagainya.</p> <p>Terlebih, transportasi di negeri Ratu Elizabeth ini terkenal dengan kenyamanannya. Jadi pemerintah menambah kemudahan menggunakan transporatasi dengan menyelaraskannya dengan pemabayaran nontunai. Oh iya, sebagai turis di sini Anda diharuskan membeli kartu e-money yang berbeda dengan pribumi. Tapi tenang, tidak ada biaya tambahan untuk setiap isi ulangnya. Selain itu, setelah tidak digunakan, kartu e-money bisa di-<em>refund </em>dengan uang.</p> <h2><strong>6. Australia</strong></h2> <p>Lompat ke benua Australia, segala macam pembayaran pun didominasi dengan pembayaran nontunai. Bedanya, di negeri kangguru ini pembayaran nontunai dilakukan dengan kartu debit MasterCard untuk pembelanjaan di mana saja, bukan dengan kartu e-money.</p> <p>Sedangkan untuk pembayaran ongkos transportasi, ada kartu khusus lagi, yaitu kartu Electronic Road Pricing (ERP). Untuk melakukan isi ulang pada kartu ini, caranya hampir sama dengan di Indonesia, yaitu Anda bisa mengisinya di halte bus dan minimarket. Bedanya, tidak ada biaya tambahan saat melakukan isi ulang.</p> <h2><strong>Lalu Kenapa di Indonesia Isi Ulang E-money Bayar</strong></h2> <p>Di Indonesia sendiri, bank sentralnya mengatur biaya tambahan untuk setiap isi ulang e-money. <strong>Biayanya tidak boleh lebih dari Rp1500 per isi ulang</strong>. Namun, hal itu bukan tanpa tujuan. <em>Surcharge </em>yang dibebankan pada masyarakat ini nantinya akan digunakan sebagai dana pemeliharaan teknologi dari mesin e-money.</p> <h2><strong>Pemerintah Indonesia Membagikan Kartu E-money Gratis</strong></h2> <p style="text-align: center;"><strong><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="https://image.cermati.com/q_70/osh0z4mabpjvdcmesu6q" alt="e-money gratis"></strong>pemerintah akan membagikan e-money gratis di gardu-gardu tol via&#xA0;<em>okeinfo.net</em></p> <p>Sebagai rencana pemerintah yang akan memberlakukan pembayaran nontunai pada tol,&#xA0;tim elektronifikasi berencana akan membagikan kartu e-money gratis pada masyarakat. Tapi tunggu dulu, hanya kartunya saja yang gratis, saldo di dalam kartunya tetap harus dibayar ya.</p> <p><strong>Promo ini berlaku mulai dari tanggal 16 Oktober hingga 31 Oktober 2017</strong>. Jadi, nantinya tim khusus akan membagikan kartu e-money yang bisa digunakan untuk e-toll. Promo diadakan pada gardu-gardu tol. Bagi yang kelupaan atau belum memiliki kartu e-money untuk tol bisa memanfaatkan promo ini.</p> <h2><strong>Isi Ulang pada Bank Penerbit Kartu E-money agar Gratis</strong></h2> <p>Memang, Bank Indonesia sudah menetapkan biaya tambahan untuk setiap transaksi isi ulang kartu e-money. Akan tetapi, ada juga isi ulang yang tidak dikenakan biaya administrasi, yaitu dengan mengisi ulang kartu pada mesin ATM bank penerbit. Jadi, untuk hemat, miliki kartu e-money sesuai dengan bank Anda ya.</p> <p><strong>Baca Juga:&#xA0;<a title="Sudah Punya E-Money? Ini Jenis dan Daftar Produk yang Banyak Digemari" href="https://www.cermati.com/artikel/sudah-punya-e-money-ini-jenis-dan-daftar-produk-yang-banyak-digemari" target="_blank">Sudah Punya E-Money? Ini Jenis dan Daftar Produk yang Banyak Digemari</a></strong></p> <cermati data-banner="kartu-kredit-banner">&#xA0;</cermati><p>Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di <a href="https://www.cermati.com/artikel/berbeda-dari-indonesia-isi-ulang-e-money-di-6-negara-ini-gratis">Cermati.com</a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com