Minggu, 22 Juli 2018 | 13:34 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Mendagri anggap perusakan Kemendagri sama dengan tampar wajahnya

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo menganggap perusakan dan kerusuhan di kantor Kementerian Dalam Negeri pada Rabu (11/10) sama dengan menampar wajahnya.</p><p>"Kerusuhan itu sama dengan menampar wajah saya karena merusak kantor saya," ujarnya kepada wartawan seusai menjadi inspektur upacara Hari Jadi Ke-72 Provinsi Jawa Timur di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (12/10).</p><p>Ia menyesalkan peristiwa tersebut dan meminta aparat menindak tegas untuk selanjutnya diproses secara hukum yang berlaku.</p><p>"Saya minta diproses secara hukum. Ini juga salah alamat, apalagi keputusan MK final dan mengikat. Tapi soal ada kecurangan soal ada gugatan sudah diproses semua sesuai peraturan berlaku," ucapnya.</p><p>Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan tersebut berharap peristiwa itu tidak berimbas pada yang lain, termasuk tindakan anarkis dengan melakukan perusakan.</p><p>"Terus terang ini saya sesalkan. Saya sudah terima mereka dua kali. Dirjen saya menerima terus, tapi tidak bisa karena bukan kewenangan Mendagri. Apalagi terhadap permintaan memberikan SK bagi yang kalah untuk membatalkan keputusan MK," katanya.</p><p>Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta mengatakan Polda Metro Jaya memburu pendemo yang bertindak rusuh dan telah mengamankan 15 pelaku.</p><p>"Kami masih melakukan pencarian terhadap pelaku lainnya dan kasus ini pasti diusut sampai tuntas," katanya.</p><p>Kantor Kemendagri diserang sekelompok massa yang mengatasnamakan pendukung calon Bupati Tolikara, Papua John Tabo dan Barnabas Weya, Rabu.</p><p>Awalnya, massa yang berjumlah puluhan orang itu menggelar unjuk rasa di Kantor Kemendagri sejak Rabu pagi menuntut Mendagri Tjahjo Kumolo mengesahkan pasangan tersebut.</p><p>John Tabo dan Barnabas kalah suara dalam Pilkada Tolikara 2017 yang lantas mengajukan gugatan ke MK atas sengketa hasil Pilkada, namun tetap tidak menang.</p><p>Kendati demikian, para pendukungnya tetap mendesak Mendagri mengesahkan keduanya dengan melakukan aksi yang berakhir pada peristiwa perusakan kantor Kemendagri. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 13:29 WIB

1.000 nelayan Kota Kupang dilindungi asuransi

Asia Pasific | 22 Juli 2018 - 13:16 WIB

CIA: Tiongkok ingin gantikan AS sebagai adidaya dunia

Aktual Sepakbola | 22 Juli 2018 - 12:53 WIB

Marckho Sandy bakal akhiri kontrak di Sriwijaya FC

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 12:37 WIB

HSU stop iklan rokok demi anak

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 12:25 WIB

Arab Saudi kirim 17.000 domba kurban ke Indonesia

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 12:17 WIB

KPPPA minta media beritakan anak secara seimbang

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com