Kamis, 19 Oktober 2017

Hamas dan Fatah 'capai kesepakatan' dalam pertemuan di Kairo

Kamis, 12 Oktober 2017 15:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!

Kelompok Palestina Hamas mengatakan telah mencapai kesempatan dengan saingannya, Fatah, untuk mengakhiri perselisihan yang berlangsung selama satu dekade.

Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, mengatakan rincian kesepakatan akan dirilis pada Kamis (12/09) di Kairo, seperti disampaikan Pusat informasi Palestina pro-Hamas.

Sedangkan Fatah belum mengeluarkan komentar.

Pada Rabu (11/0), juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan pembicaraan di Kairo berjalan dengan "serius dan dalam".

"Pembicaraan berlangsung positif," kata dia, menurut Pusat Informasi Palestina.

Upaya rekonsiliasi ini ditengahi oleh Mesir melalui pertemuan di Kairo.

Warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat diperintah secara terpisah sejak bentrokan yang menyebabkan banyak korban antara dua kelompok pada 2007.

Bulan lalu, Hamas sepakat untuk membubarkan komite yang memerintah Gaza.

Langkah tersebut merupakan bagian penting yang diminta oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas dari Fatah yang mengontrol wilayah Palestina di Tepi Barat.

Perdana Menteri Palestina, Rami Hamdallah, kemudian melakukan kunjungan langka ke Gaza.

Dia mengatakan Otoritas Palestina akan mulai mengambil alih urusan administratif dan "tanggung jawab keamanan" di Gaza.

Hamas secara keseluruhan, atau dalam sejumlah kasus sayap militernya, disebut sebagai kelompok teroris oleh Israel, AS, Uni Eropa, Inggris serta kekuatan lainnya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar