Senin, 24 September 2018 | 23:23 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Hamas dan Fatah 'capai kesepakatan' dalam pertemuan di Kairo

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Kelompok Palestina Hamas mengatakan telah mencapai kesempatan dengan saingannya, Fatah, untuk mengakhiri perselisihan yang berlangsung selama satu dekade.</p><p>Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, mengatakan rincian kesepakatan akan dirilis pada Kamis (12/09) di Kairo, seperti disampaikan Pusat informasi Palestina pro-Hamas. </p><p>Sedangkan Fatah belum mengeluarkan komentar. </p><p>Pada Rabu (11/0), juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan pembicaraan di Kairo berjalan dengan &quot;serius dan dalam&quot;. </p><p>&quot;Pembicaraan berlangsung positif,&quot; kata dia, menurut Pusat Informasi Palestina. </p><p>Upaya rekonsiliasi ini ditengahi oleh Mesir melalui pertemuan di Kairo. </p><p>Warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat diperintah secara terpisah sejak bentrokan yang menyebabkan banyak korban antara dua kelompok pada 2007. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41297594">Hamas siap gelar pemilu pertama sejak 2006</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-39834250">Ismail Haniya dipilih sebagai pemimpin baru Hamas</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-41480569">Rujuk Palestina: PM Hamdallah kunjungi Gaza yang dikuasai Hamas</a></li> </ul><p>Bulan lalu, Hamas sepakat untuk membubarkan komite yang memerintah Gaza. </p><p>Langkah tersebut merupakan bagian penting yang diminta oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas dari Fatah yang mengontrol wilayah Palestina di Tepi Barat. </p><p>Perdana Menteri Palestina, Rami Hamdallah, kemudian melakukan kunjungan langka ke Gaza. </p><p>Dia mengatakan Otoritas Palestina akan mulai mengambil alih urusan administratif dan &quot;tanggung jawab keamanan&quot; di Gaza. </p><p>Hamas secara keseluruhan, atau dalam sejumlah kasus sayap militernya, disebut sebagai kelompok teroris oleh Israel, AS, Uni Eropa, Inggris serta kekuatan lainnya. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 24 September 2018 - 22:05 WIB

Divonis 13 tahun penjara, SAT ajukan banding

Ekonomi | 24 September 2018 - 21:57 WIB

PKS: Generasi milenial harus didorong jadi petani

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 21:45 WIB

Polda antisipasi aksi balas dendam suporter Persija

Musibah | 24 September 2018 - 21:23 WIB

Pengemudi truk ditemukan meninggal di rest area

Manajemen | 24 September 2018 - 21:15 WIB

Alasan mengapa pelaku usaha perlu berinvestasi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com