Kamis, 19 Oktober 2017

Razia senjata api Polres Blitar

Kamis, 12 Oktober 2017 17:50

Ilustrasi. Foto: politifact.com Ilustrasi. Foto: politifact.com
Ayo berbagi!

Sebanyak 115 senjata organik laras pendek dan panjang yang merupakan inventaris Polres Kota Blitar, diperiksa di Mapolresta Blitar, Jawa Timur. Pemeriksaan meliputi kebersihan, surat izin memegang senjata, dan kelayakannya.

Kontributor Elshinta, Erliana Riady melaporkan, hingga berita ini diturunkan, telah ada 66 senjata yang diperiksa yang terdiri dari 38 senjata laras pendek dan 28 senjata laras panjang.

Teguh Priyo Wasono, Wakapolres Kota Blitar mengatakan, adanya pemeriksaan tersebut tidak terkait dengan insiden penembakan anggota Brimob di Blora. “Ini merupakan kegiatan rutin, setiap bulan sekali kita melakukan pemeriksaan kepada anggota yang mempunyai atau mendapat inventaris senjata api,” terangnya.

Terkait insiden penembakan di Blora, Teguh mengatakan, bahwa hal tersebut menjadi evaluasi tersendiri bagi pihaknya dan kembali mengingatkan kepada personelnya mengenai penggunaan dan penyimpanan senjata api harus sesuai dengan prosedur yang ada.

Senjata yang diperiksa tersebut, sebagian besar merupakan buatan Amerika, Brazil, serta PT Pindad. Menariknya, senjata laras panjang yang diproduksi semasa kemerdekaan masih ada  dan hanya digunakan sebagai properti saat upacara militer saja.

Dalam pemeriksaan tersebut, senjata dengan pembuatan paling lama ialah senjata yang diproduksi sekitar tahun 80-an dan untuk yang terbaru ialah senjata laras pendek jenis F2 buatan PT Pindad yang baru diterima Polres Blitar pada 2017. Dari pemeriksaan tersebut, hanya ditemukan kotoran pada senjata yang bisa langsung dibersihkan.

Penulis: Yuno

Editor: Dewi Rusiana

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-FrY

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar