Kamis, 20 September 2018 | 00:42 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Menag: Agama perekat masyarakat Indonesia yang beragam

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
<p>Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat berkunjung di Gorontalo mengatakan agama merupakan perekat semua masyarakat Indonesia yang sangat beragam.</p><p>"Agama menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan keseharian masyarakat yang terdiri dari berbagai suku bangsa," kata Lukman pada kegiatan Pembinaan Peningkatan Kerukunan Umat Beragama yang dihadiri seluruh tokoh agama di Gorontalo, di asrama haji Gorontalo, Kamis (12/10).</p><p>Ia mengungkapkan bahwa negara Indonesia adalah negara yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama, apapun etnisnya dibentangan geografis yang luas, agama menjadi perekat semua masyarakat yang sangat beragam.</p><p>"Pancasila yang kita kenal, hakekatnya adalah nilai-nilai agama, semua agama memiliki ajaran terkait substansi dan esensi Pancasila," ucapnya.</p><p>Semua agama mengajarkan bagaimana agar sesama manusia menebarkan kemaslahatan, rahmat dan kedamaian bagi sesama serta cinta kasih.</p><p>"Tidak ada satupun agama yang mengajarkan kita untuk saling menafikan satu sama lain, saling merendahkan dan saling menumpahkan darah," tegasnya.</p><p>Ia mengungkapkan, jika ada konflik yang mengatasnamakan agama, tentunya agama hanya dijadikan alat dari kepentingan yang sesungguhnya dari adanya konflik-konflik itu.&nbsp;</p><p>"Kepentingan yang ada pada mereka yang berkonflik, kemudian agama dijadikan alat pembenaran," pungkas Lukman.</p><p>Oleh karena itu kata Lukman, menjadi tugas seluruh masyarakat, dari para tokoh agama, pimpinan organisasi masyarakat keagamaan dan Kementerian Agama agar mampu mengembalikan substansi dan esensi agama pada kedudukan yang sesungguhnya.</p><p>"Saya memberikan apresiasi kepada tokoh agama, dan Kementerian Agama membangun dan menyediakan berbagai sarana dan fasilitas agar kehidupan agama mampu kembali kepada substansi ajaran agama," tutupnya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com