Kamis, 19 Oktober 2017

Tol Semarang-Solo transaksi non tunai mulai 15 Oktober

Jumat, 13 Oktober 2017 08:29

Foto: NTMC Polri Foto: NTMC Polri
Ayo berbagi!

PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku operator jalan tol akan mulai menerapkan transaksi non tunai di jalan Tol Semarang-Solo, mulai 15 Oktober 2017.

Adapun pemberlakuan tersebut berada di Gerbang Tol (GT) Banyumanik dan GT Bawen.

“Mulai 15 Oktober 2017 nanti, transaksi non tunai sudah berlaku penuh di GT Banyumanik dan GT Bawen,” demikian dikatakan Manager Operasional PT TMJ, Fauzi Abdurahman, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri, Jumat (13/10).

Sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 16/PRT/M/2017, transaksi non tunai bakal berlaku secara nasional per 31 Oktober ini. Namun PT TMJ bakal menerapkan transaksi non tunai secara bertahap.

"Per 15 Oktober 2017 ini dimulai dari GT Banyumanik dan GT Bawen. Jadi semua gardu pembayaran yang ada di GT Banyumanik dan GT Bawen tidak lagi melayani transaksi tunai dan hanya melayani transaksi non tunai," jelas Fauzi.

Sementara untuk GT Ungaran dan GT Salatiga, masih ada sebagian gardu pembayaran yang melayani transaksi tunai. Rencananya penerapan transaksi non tunai penuh baru akan dilaksanakan di GT Ungaran dan GT Salatiga pada 22 Oktober 2017.

Sehingga sebelum 31 Oktober 2017, seluruh GT di jalan Tol Semarang- Solo yang meliputi ruas Banyumanik- Ungaran, Ungaran- Bawen, dan Bawen- Salatiga, semuanya telah menerapkan transaksi non tunai.

"Kami juga menyiapkan petugas khusus di gebang tol yang akan melayani top up, jika ada pengguna jalan tol yang akan bertranaksi tapi saldo uang elektroniknya tidak mencukupi,” tambah Fauzi.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar