Sabtu, 23 Juni 2018 | 00:18 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Pengusaha wajib terapkan struktur dan skala upah, paling lambat 23 Oktober

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ilustrasi
Ilustrasi
<p>Pemerintah melalui Peraturan Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan mewajibkan pengusaha untuk menyusun dan menerapkan struktur dan skala upah paling lambat pada 23 Oktober 2017.</p><p>Hal tersebut diungkapkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Muhammad Hanif Dhakiri dalam sambutannya saat membuka Konsolidasi Dewan Pengupahan Tahun 2017 di Jakarta, pada Rabu (11/10). </p><p>“Pengupahan adalah salah satu aspek yang berpengaruh besar karena berkait erat dengan kepentingan pengusaha dan kesejahteraan pekerja atau buruh,” kata Menaker dalam sambutannya yang dibacakan oleh Dirjen PHI dan Jamsostek Kemnaker, Haiyani Rumondang.</p><p>Seperti diinformasikan melalui laman resmi <i>InfoPublik</i>, disampaikan bahwa, pemahaman sistem pengupahan serta pengaturannya sangat diperlukan untuk memperoleh kesatuan pengertian dan penafsiran terutama antara pekerja/buruh dan pengusaha.</p><p>Selain itu, kebijakan pengupahan terkait dengan penetapan upah di perusahaan saat ini dilaksanakan melalui Penetapan Upah Minimum dan Penetapan Upah berdasarkan Struktur dan Skala Upah.</p><p>”Upah Minimum hanya berfungsi sebagai jaring pengaman (Safety Net-red) untuk menghindari agar upah tidak merosot sampai ke level yang paling rendah sebagai akibat ketimpangan pasar kerja. Penerima Upah Minimum dimaksud hanya berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun,” kata Menaker.</p><p>Menaker menambahkan, perencanaan pengupahan merupakan suatu hal yang mutlak dan harus ditata sedemikan rupa sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh serta pada saat yang bersamaan dapat mewujudkan kondisi yang kondusif bagi pengembangan dunia usaha.</p><p>Menaker berharap supaya perencanaan pengupahan harus sejalan dengan visi dan misi Indonesia. “Ya, harus sejalan dengan peta jalan dan program jangka pendek visi dan misi Indonesia, yaitu mewujudkan Indonesia Emas di 2045," paparnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 22 Juni 2018 - 21:39 WIB

Bamsoet ajak elite politik fokus pada pilkada

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 21:27 WIB

Menkominfo ingatkan jajaran bekerja lebih efisien

Bencana Alam | 22 Juni 2018 - 21:12 WIB

Banjir bandang melanda dua kecamatan di Banyuwangi

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 20:58 WIB

Menhub minta pemuda Toba dididik ilmu pelayaran

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 20:45 WIB

Menlu Retno dijadwalkan hadiri pertemuan CEAPAD di Bangkok

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com