Selasa, 17 Oktober 2017

PMI Bojonegoro minta tambahan darah ke Gresik

Jumat, 13 Oktober 2017 10:44

Foto: Ilustrasi Foto: Ilustrasi
Ayo berbagi!

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta tambahan darah sekitar 400 kantong ke PMI Gresik karena stok darah di PMI setempat kosong, padahal permintaan darah meningkat tajam selama Oktober 2017.

"PMI terpaksa meminta tambahan darah ke PMI Gresik sebanyak 400 kantong pada 9 Oktober lalu," kata Humas PMI Bojonegoro Ali Syafa'at, di Bojonegoro, Jumat (13/10).

Menurut dia, stok darah di PMI setempat masih ada, tetapi jumlahnya terbatas. Tambahan darah dari PMI Gresik sebanyak 400 kantong itu bisa mengatasi permintaan darah dari sejumlah rumah sakit (RS) di daerahnya.

Meskipun sudah ada tambahan darah, lanjut dia, stok darah pada 10 Oktober juga tidak terlalu banyak hanya tersisa 314 kantong dengan rincian golongan darah A 65 kantong, B 124 kantong, O 111 kantong dan AB 14 kantong.

Oleh karena itu, pihaknya dalam dua hari ini berkeliling ke sejumlah lembaga untuk menggelar donor darah dan menghasilkan 200 kantong darah.

Meski ada tambahan dari donor darah selama dua hari itu, katanya, stok darah yang tersedia juga tidak terlalu banyak dengan jumlah 497 kantong, dengan rincian A 116 kantong, B 180 kantong, dan ) 152 kantong per 13 Oktober 2017.

"Stok darah yang tersedia itu hanya cukup untuk kebutuhan sekitar sepekan. Kondisinya termasuk kritis sehingga kemungkinan akan meminta tambahan darah dari daerah lain," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan ada kecenderungan peningkatan permintaan darah dari sejumlah RS, baik RS pemerintah maupun RS swasta yang rata-rata 2.000 kantong darah per bulan.

Padahal, perolehan darah dari pendonor tetap an donor keliling paling tinggi hanya bisa memperoleh sekitar 1.500 kantong per bulan.

"Kami berusaha untuk meningkatkan perolehan darah dari pendonor tetap dan donor keliling ini. Salah satu usahanya akan menambah tenaga yang melayani pendonor," ucapnya.

Ia menyebutkan sekarang ini sudah ada 24 personel tenaga yang melayani pendonor. Dengan adanya tambahan tujuh tenaga yang melayani pendonor, perolehan darah bisa lebih meningkat.

"Harapan kami adanya tambahan tujuh tenaga ini, perolehan darah bisa meningkat sehingga kebutuhan darah tidak harus meminta pasokan dari daerah lain," ucapnya. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar