Selasa, 24 Oktober 2017

Rekam jejak janji bidang pendidikan dan OK OCE Anies-Sandi

Jumat, 13 Oktober 2017 12:02

Foto: tribunnews.com Foto: tribunnews.com
Ayo berbagi!

Jelang pelantikan gubernur baru DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang akan dilangsungkan pada 16 Oktober 2017, persiapan pun telah dilakukan, seperti mengukur baju dinas mereka. Namun apakah mereka mampu mewujudkan janjinya semasa kampanye terkait janjinya di sektor pendidikan?

Dalam kampanyenya, Anies-Sandi berjanji akan mengentaskan dan memajukan pendidikan di Ibu Kota dengan menerbitkan Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus). Adapun isi dari KJP Plus adalah merevisi serta memperluas KJP yang sudah ada untuk anak usia sekolah yakni dari 6 hingga 21 tahun.

KJP Plus juga dapat digunakan untuk kelompok belajar Paket A, B, dan  C, pendidikan madrasah untuk pesantren, serta kursus keterampilan. Selain itu, KJP Plus juga dilengkapi dengan dana yang diperuntukkan bagi keluarga yang tidak mampu.

Janji program lain yang menjadi ciri khas pasangan ini ialah OK OCE. OK OCE sendiri lahir karena Anies-Sandi ingin mengurangi minimnya lapangan pekerjaan. OK OCE yang berarti One Kecamatan One Center for Entepreneurship tersebut dianggap Anies-Sandi mampu menghasilkan 200.000 pengusaha baru dalam kurun waktu lima tahun.

“Kami menyiapkan program OK OCE ini. Dimana kami akan menciptakan 44 pusat pertumbuhan di wilayah Jakarta. Kita melihat sekarang, menurut data Mckinsey Global Institute, bahwa keniscayaan 75 persen dari pada populasi dunia akan hidup di urban, termasuk Jakarta. 90 persen area hampir dari ekonomi dunia PBB juga akan ada di urban area, jadi kita harus menciptakan lapangan pekerjaan, bagaimana kita menciptakan lapangan pekerjaan? OK OCE,”  terang Sandiaga Uno dalam kampanyenya lalu.

Penulis: Yuno

Editor: Dewi Rusiana

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-FrY

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar