Selasa, 12 Desember 2017

Janji Anies soal banjir, permasalahan anak dan perempuan

Jumat, 13 Oktober 2017 12:06

Ilustrasi. Foto: weheartit.com Ilustrasi. Foto: weheartit.com
Ayo berbagi!

Permasalahan yang selalu menggenangi Jakarta setiap tahunnya dan pasti dirasakan setiap pemimpinnya ialah banjir. Gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno masih melihat banjir sebagai permasalahan utama Jakarta, khususnya saat terjadi hujan besar.

Dalam menanggulangi problematika tetap Jakarta tersebut, Anies-Sandi berjanji akan melakukan pengolahan baik dari sisi hulu-hilir hingga manajemen solusi dengan pelibatan warga. Selain bekerjasama dengan pemerintahan, Anies Sandi memprogramkan "Nol Limpasan".

Nol limpasan berarti, nantinya tidak akan ada air hujan yang menggenang, karena semuanya akan diserap ke dalam tanah yang kemudian dialirkan ke sungai maupun ke danau.

Program lain yang dijanjikan Anies-Sandi menyasar ke sektor perempuan, anak, dan difabel. Menurut Anies-Sandi, ketidakramahan Jakarta terhadap perempuan, anak, dan difabel akan dibalikkan sehingga Jakarta menjadi kota yang ramah anak, ramah perempuan dan ramah difabel.  

“Izinkan kami menegaskan bahwa Jakarta hari ini adalah kota yang tidak ramah anak, tidak ramah perempuan, tidak ramah warga difabel, dan amat ramah pada narkoba. Kami akan membalikkan itu semua menjadi kota yang ramah anak, ramah kaum difabel,  ramah perempuan, dan tidak ramah sama sekali dengan narkoba, itu yang akan kami lakukan,” tegas Anies saat kampanyenya silam.

Penulis: Yuno

Editor: Dewi Rusiana

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-FrY

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar