Selasa, 12 Desember 2017

Dua parpol daftar KPU, satu parpol dikembalikan data karena kurang dukungan

Jumat, 13 Oktober 2017 16:06

Foto: Deni Suryanti Foto: Deni Suryanti
Ayo berbagi!

Dua partai politik (Parpol) telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo, dua parpol tersebut yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namun, KPU kabupaten mengembalikan berkas pendaftaran Perindo karena syarat dukungan kurang, selisih 162 dukungan dari data yang diinput ke Sistem Informasi Paartai Politik (Sipol).

Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo, Kuswanto kepada Kontributor Elshinta, Deni Suryamti, Jumat (13/10) mengatakan, sampai saat ini KPU RI mencatat ada 31 Parpol yang terdata, tetapi baru sembilan Parpol yang update Sipol yakni PDIP, Perindo, Partai Nasdem, PSI, Partai Gerindra, Partai Garuda, Partai Golkar, PKS dan PAN.  

Perindo partai pertama yang daftar untuk Pemilu 2019, dan hari ini PDIP menyusul menyerahkan 2.344 syarat dukungan. "Petugas segera melakukan verifikasi administrasi berkas sebelum menyatakan diterima atau dikembalikan,” katanya.

Kuswanto meminta agar Parpol menyerahkan berkas lebih awal, tujuannya agar Parpol bisa memperbaiki berkas pendaftaran sebelum penutupan pendaftaran pada 16 Oktober mendatang. KPU tidak akan memberikan toleransi  bagi Parpol yang terlambat melengkapi syarat pendaftaran.

“Kami terbuka menerima pendaftaran Parpol lebih awal, sehingga komunikasi intensif antara Parpol dengan KPU diperlukan, demikian halnya dengan dewan pimpinan pusat (DPP) Parpol. Data Sipol ini menjadi wewenang DPP," ujarnya.

Kuswanto menambahkan, pada akhir pendaftaran nanti, Parpol yang tidak melengkapi data Sipol dipastikan dicoret dari daftar Parpol peserta pemilu 2019. Sembilan Parpol yang update Sipol memiliki perwakilan di Sukoharjo, beberapa diantaranya telah melakukan konsultasi ke KPU. Batas minimal dukungan berupa data Kartu Tanda Anggota dilengkapi dengan KTP di Sukoharjo sebanyak seper seribu  penduduk atau 897 orang. “Ya minimal 1.000 dukungan untuk jaga-jaga ada data yang dianulir,” pungkasnya. 

Penulis: Angga Kusuma.

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar