Jumat, 22 Juni 2018 | 12:45 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Presiden Niger akan kunjungi Indonesia 15-17 Oktober

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Presiden Niger Mahamadou Issoufou. Foto: http://bit.ly/2ykUeSn
Presiden Niger Mahamadou Issoufou. Foto: http://bit.ly/2ykUeSn
<p>Presiden Niger Mahamadou Issoufou akan mengunjungi Indonesia pada 15-17 Oktober 2017, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Jakarta, Jumat (13/10).</p><p>"Rencana kunjungan Presiden Niger pada 15-17 Oktober. Ibu Menteri Luar Negeri akan mendampingi Presiden Jokowi untuk menerima kunjungan kenegaraan Presiden Niger," ujar Arrmanatha.&nbsp;</p><p>Presiden Niger Mahamadou Issoufou akan diterima oleh Presiden Joko Widodo pada 16 Oktober. Kunjungan Presiden Niger ke Indonesia adalah yang pertama sejak kedua negara membuka hubungan diplomasi pada 2011.</p><p>Menurut Arrmanatha, interaksi antara Indonesia dan negara-negara Afrika beberapa tahun terakhir cukup tinggi karena pemerintah RI menyadari bahwa saat ini Indonesia mempunyai potensi besar untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dengan negara-negara Afrika.</p><p>"Pertumbuhan ekonomi negara-negara Afrika saat ini cukup tinggi sekitar lima sampai tujuh persen/ tahun . Perusahaan-perusahaan Indonesia sudah mulai masuk ke Afrika," ujar dia.</p><p>Arrmanatha menyebutkan bahwa salah satu isu ekonomi yang akan disampaikan pemerintah RI dalam pertemuan bilateral Presiden Jokowi dan Presiden Mahamadou Issoufou adalah keinginan Indonesia untuk menjalin kerja sama dengan Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Barat <i>(Economic Community of West African States/ECOWAS).</i></p><p>Selain itu, isu lain yang akan dibahas dalam pertemuan Presiden Indonesia dan Niger adalah tantangan dan masalah penanggulangan terorisme. Niger menghadapi tantangan terorisme dari kelompok Boko Haram.</p><p>Selanjutnya, pemerintah kedua negara juga akan membahas kerja sama teknis untuk bantuan program pembangunan kapasitas yang akan diberikan Indonesia kepada Niger.</p><p>"Pembangunan kapasitas yang kita bisa berikan bagi Niger itu seperti di sektor pertanian dan pengembangan sumber daya manusia," ucap Arrmanatha.</p><p>Pemerintah Indonesia dan Niger juga akan menandatangani kesepakatan tentang bebas visa bagi pemegang paspor dinas dan paspor diplomatik.</p><p>Untuk meningkatkan kerja sama Indonesia dan Niger di berbagai bidang, pemerintah kedua negara akan mengadakan pertemuan Sidang Komisi Bersama untuk Kerja sama Bilateral <i>(Joint Commission for Bilateral Cooperation/JCBC). </i>(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 22 Juni 2018 - 12:30 WIB

Pendatang baru di DKI diminta segera lapor RT/RW

Hukum | 22 Juni 2018 - 12:13 WIB

Aman Abdurrahman divonis hukuman mati

Kriminalitas | 22 Juni 2018 - 11:05 WIB

Fredrich Yunadi hari ini bacakan nota pembelaan

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 10:28 WIB

Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Jatim

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com