Senin, 23 Oktober 2017

Pemancing nyaris tewas setelah ikan tangkapan yang diciumnya mencelat masuk kerongkongan

Jumat, 13 Oktober 2017 17:00

BBC Indonesia BBC Indonesia
Ayo berbagi!
Ikan Dover
Getty Images
Ikan Dover sepanjang 14 sentimeter itu (ilustrasi ikan) menggeliat dan lepas dari tangan pria itu lalu melompat ke mulutnya.

Seorang pemancing nyaris tewas dan hanya selamat setelah diberi nafas buatan akibat secara tidak sengaja menelan ikan yang baru saja dia tangkap.

Ikan Sebelah (Sole Dover, Solea solea) sepanjang 14 sentimeter itu menggeliat lepas dari tangannya dan melompat ke mulut si pria saat dia menciuminya untuk merayakan hasil tangkapannya.

Sontak nafas pria berusia 28 tahun itu terhenti dan mengalami serangan jantung di tempat kejadian di Boscombe Pier, Bournemouth.

Petugas paramedis berhasil mengeluarkan ikan dengan menggunakan forcep atau alat bantu untuk menarik obyek dalam tubuh di dalam ambulans.

Petugas ambulans Matt Harrison mengatakan: "Jelas ikan tersebut kharus dikeluarkan, kalau tidak pasien akan meninggal dalam perjalanan singkat ke Royal Bournemouth Hospital."

"Saya sadar sepenuhnya bahwa saya hanya memiliki satu kesempatan untuk menariknya, karena kalau ada satu bagian saja yang terpotong atau saya kehilangan kendali, maka tidak ada lagi yang bisa kita lakukan untuk mengatasi halangan itu."

Harrison mengatakan awalnya duri dan insang ikan sempat tersangkut, namun akhirnya dia berhasil menariknya keluar secara utuh.

Dia mengungkapkan peristiwa itu merupakan 'kejadian langka' yang pernah dia tangani.

Anggota perkumpulan pemancing Boscombe Pier Sea Anglers melakukan pertolongan pertama pada teman mereka sebelum datangnya petugas medis sekitar pukul 23:00 waktu setempat pada tanggal 5 Oktober.

Ian Cowie yang berasal dari kelompok pemancing tersebut mengatakan: "Dia sedang mencium ikan itu saat makhluk itu melompat ke tenggorokannya. Sudah menjadi tradisi di sini, untuk mencium ikan tangkapan pertama Anda."

Petugas paramedis berhasil membuat jantung pria yang tidak disebutkan namanya tersebut berdetak kembali di dermaga setelah memberinya nafas buatan selama tiga menit.

"Kami sangat senang serangan jantung yang dialaminya tidak berlangsung lama, padahal kejadiannya begitu tragis dan menimbulkan penderitaan." ujar Harrison.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar