Rabu, 21 November 2018 | 09:50 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kasus Korupsi PLTA Asahan III, Kades dan Camat Tobasa Divonis Bervariasi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Administrator    |    Editor : Administrator
<P>Majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara terhadap Camat Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Tumpal Enryko Hasibuan, terdakwa dalam kasus korupsi ganti rugi lahan untuk pembangunan PLTA Asahan III yang merugikan negara Rp 6,9 miliar. </P> <P>Selain Camat Pintu Pohan Meranti, dalam berkas yang sama, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman dua tahun penjara kepada Kepala Desa (Kades) Meranti Utara, Marole Siagian.</P> <P>Keduanya dinyatakan terbukti bersalah menyalahgunakan kewenangannya, oleh Ketua Majelis Hakim Parlindungan Sinaga dalam persidangan yang berlangsung diruang Kartika, pada Kamis (22/01) kemarin.</P> <P>Majelis hakim juga memberikan pidana tambahan kepada kedua terdakwa untuk membayar denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan apabila tidak membayarnya.</P> <P>Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Praden Simanjuntak menuntut terdakwa Tumpal dengan tiga tahun enam bulan penjara. Terdakwa dinyatakan bersalah telah menyalahgunakan kewenangan. Mendengar putusan tersebut, kedua terdakwa menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan JPU.</P> <P>Seperti diketahui, dalam kasus ini, hakim telah memvonis dua orang terpidana sebelumnya, dimana masing-masing dihukum dua tahun empat bulan, yakni Saibon Sirait selaku Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T) dan Rudolf Manurung selaku Wakil Ketua P2T.</P> <P>Bukan hanya itu, dalam perkara ini lahan yang dibebaskan untuk pembangunan akses jalan itu dinyatakan berada di atas kawasan hutan lindung register 44. Berdasarkan perhitungan BPKP Sumut, negara telah dirugikan Rp 6,9 miliar. </P>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 21 November 2018 - 09:35 WIB

NGO: Israel tangkap 900 anak Palestina tahun ini

Hankam | 21 November 2018 - 09:14 WIB

Polri-Ukraina tingkatkan kerja sama keamanan siber

Liga Eropa | 21 November 2018 - 09:04 WIB

Polandia tahan imbang Portugal 1-1

Aktual Sepakbola | 21 November 2018 - 08:55 WIB

Tim dokter nyatakan cedera Neymar tidak serius

<P>Majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara terhadap Camat Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Tumpal Enryko Hasibuan, terdakwa dalam kasus korupsi ganti rugi lahan untuk pembangunan PLTA Asahan III yang merugikan negara Rp 6,9 miliar. </P> <P>Selain Camat Pintu Pohan Meranti, dalam berkas yang sama, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman dua tahun penjara kepada Kepala Desa (Kades) Meranti Utara, Marole Siagian.</P> <P>Keduanya dinyatakan terbukti bersalah menyalahgunakan kewenangannya, oleh Ketua Majelis Hakim Parlindungan Sinaga dalam persidangan yang berlangsung diruang Kartika, pada Kamis (22/01) kemarin.</P> <P>Majelis hakim juga memberikan pidana tambahan kepada kedua terdakwa untuk membayar denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan apabila tidak membayarnya.</P> <P>Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Praden Simanjuntak menuntut terdakwa Tumpal dengan tiga tahun enam bulan penjara. Terdakwa dinyatakan bersalah telah menyalahgunakan kewenangan. Mendengar putusan tersebut, kedua terdakwa menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan JPU.</P> <P>Seperti diketahui, dalam kasus ini, hakim telah memvonis dua orang terpidana sebelumnya, dimana masing-masing dihukum dua tahun empat bulan, yakni Saibon Sirait selaku Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T) dan Rudolf Manurung selaku Wakil Ketua P2T.</P> <P>Bukan hanya itu, dalam perkara ini lahan yang dibebaskan untuk pembangunan akses jalan itu dinyatakan berada di atas kawasan hutan lindung register 44. Berdasarkan perhitungan BPKP Sumut, negara telah dirugikan Rp 6,9 miliar. </P>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 21 November 2018 - 07:10 WIB
Piala AFF 2018

Perebutan wakil Grup A antara Myanmar, Vietnam, dan Malaysia

Selasa, 20 November 2018 - 21:31 WIB

157 CPNS Situbondo lulus SKD

Selasa, 20 November 2018 - 21:21 WIB

Baiq Nuril sampaikan terima kasih pada Presiden Jokowi

Senin, 19 November 2018 - 00:00 WIB

UU Desa Belum Cocok Diterapkan di Bali

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com