Selasa, 18 September 2018 | 21:30 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

1001 Alasan Bangga Indonesia: #103

Warga Rusia mainkan gamelan dan tarian Indonesia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Mahasiswi Rusia, Ekaterina Makanina, menampilkan Tari Jaipong selama Konser Pelita Cinta Nusantara. Foto: http://bit.ly/2yrU5x5
Mahasiswi Rusia, Ekaterina Makanina, menampilkan Tari Jaipong selama Konser Pelita Cinta Nusantara. Foto: http://bit.ly/2yrU5x5
<p>Tabuhan gamelan dan tarian Indonesia berhasil memukau ratusan penonton konser "Charming Sounds of Indonesia" yang digelar di gedung berseejarah Moscow State Tchaikovsky Conservatory, Selasa (17/10) waktu setempat.</p><p>Konser yang diadakan KBRI Moskow bekerja sama dengan Moscow State Tchaikovsky Conservatory itu tidak hanya menampilkan Tim Kesenian KBRI Moskow yang anggotanya warga Indonesia, tetapi juga warga Rusia.</p><p>Sekitar 200 penonton lebih yang sebagian besar warga Rusia dibuat terpukau.</p><p>"Kolaborasi tarian dan gamelan membawa pengunjung larut dalam tamasya keliling Indonesia dan menikmati keanekaragaman budaya nusantara. Penonton tidak beranjak dari tempat duduk sejak awal hingga akhir konser. Riuh tepuk tangan menggema pada setiap perggantian nomor yang ditampilkan," kata Sekretaris Pertama Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana melaporkan kepada Antara London, Kamis (19/10).</p><p>Sajian gamelan Ladrang Gati Bayangkara, Udan Mas dengan kulminasi Aja Dipleroki (ojo dipleroki) menghipnotis para penonton dilengkapi dengan tarian Pareanom dari Surakarta dan Tari Berburu dari Kalimantan Timur.</p><p>Selain itu juga ditampilkan tari Merak dan Daun Pulus Keser Bojong dari Jawa Barat, Tari Malino dari Sulawesi Selatan dan Pendet Bali serta tari Dua Belas dari Sumatera Utara dan Lancaran Topeng Jawa.</p><p>Wakil Kepala Perwakilan RI Moskow, Lasro Simbolon menyampaikan konser hanya memperlihatkan sebagian kecil dari budaya bangsa Indonesia sebagai presentasi persahabatan RI-Rusia. </p><p>"Seperti Rusia, Indonesia memiliki kekayaan dan keanekaragaman budaya, tarian dan musik tradisional yang sarat dengan nilai-nilai falsafah hidup," ujarnya.</p><p>Sementara itu Kepala Departemen Hubungan Internasional Moscow State Tchaikovsky Conservatory, Margarita Karatyagina, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. </p><p>"Ketertarikan masyarakat Rusia terhadap budaya Indonesia sangat besar dengan banyaknya pengunjung yang hadir," tuturnya.</p><p>"Saya berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut," tambah Margarita.</p><p><strong>Penampil dari Rusia</strong></p><p>Dalam konser budaya Indonesia sebagian penari dan pemain gamelan berkewarganegaraan Rusia yang tergabung dalam Tim Kesenian KBRI Moskow, Mereka belajar di bawah asuhan koreografer Elisabeth Nur Nilasari dan guru gamelan Tri Koyo.</p><p>Beberapa pemain gamelan dan penari warga Rusia ada yang pernah mempelajari tarian dan gamelan di Indonesia melalui program Darmasiswa dan Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI), tetapi sebagian besar baru bergabung dengan Tim Kesenian KBRI Moskow beberapa bulan.</p><p>Salah satunya Yulia Ryzhaya, yang mulai belajar gamelan di KBRI Moskow sejak April lalu. Di sela-sela kesibukannya bekerja, Yulia datang ke KBRI tiga kali seminggu untuk latihan. </p><p>Dia berharap suatu saat dapat memperoleh kesempatan belajar gamelan langsung di Indonesia. </p><p>Sementara itu, Ekaterina Makanina piawai membawakan tari Jaipong karena belajar Jaipong di Bandung saat mengikuti program Darmasiswa tahun 2014. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Pembangunan | 18 September 2018 - 21:27 WIB

Bursa Inovasi Desa jadi alternatif pembangunan

Sosbud | 18 September 2018 - 21:16 WIB

Pangdam I/BB serahkan piagam ke peserta lomba HUT TNI

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:58 WIB

Tanggapi keluhan warga, Ridwan Kamil luncurkan JabarQR

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:45 WIB

Pansus LPj 2017 endus maraknya papan reklame bodong di Medan

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:35 WIB

Honorer K2 Kudus tuntut pembatalan rekrutmen CPNS 2018

Ekonomi | 18 September 2018 - 20:23 WIB

Manfaatkan platform digital untuk pengembangan bisnis

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

Sabtu, 15 September 2018 - 19:57 WIB

Asyik swafoto, dua orang tewas terseret ombak

Sabtu, 15 September 2018 - 10:35 WIB

Revitalisasi Kalimalang jadi wisata alam perdana Bekasi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com