Senin, 17 Desember 2018 | 01:48 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Sosialisasi BKKBN melalui kegiatan KIE Kreatif bersama mitra kerja

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sosialisasi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Kreatif. Sumber foto: M Salim/Radio Elshinta
Sosialisasi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Kreatif. Sumber foto: M Salim/Radio Elshinta
<p>BKKBN Sumatera Utara terus berupaya menekan angka kelahiran agar menurun hingga mencapai angka 2,1 persen. Target tersebut bisa dicapai pada tahun 2025.</p><p>Demikian disampaikan Ketua Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Temazaro Zega, di Kelurahan Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim.</p><p>Menurut Temazaro, tingkat partisipasi masyarakat terhadap program KB masih tinggi. Namun, tidak bisa dipungkiri juga keinginan memiliki anak banyak itu masih ada.</p><p>Menyikapi hal itu, pihaknya terus berupaya memberikan pemahaman pentingnya memiliki dua anak cukup, sehingga dapat menjamin anak untuk lebih mendapatkan pendidikan yang lebih layak untuk menempa karakter dan mental anak agar lebih baik.</p><p>"Saya optimis dengan catatan upaya penurunan angka kelahiran itu diintensifkan, sehingga setiap keluarga mempunyai konsep dua anak cukup. Di era 1970 program KB pernah sukses di tengah-tengah masyarakat kita, namun seiring dengan perjalanan waktu di era reformasi program KB agak ditinggalkan masyarakat karena euforia politik yang mempengaruhi pola pikir masyarakat kala itu," ujarnya.</p><p>Namun kini masyarakat mulai sadar dengan program KB itu dan mulai mengatur jarak kelahiran, sehingga perawatan anak dapat lebih maksimal.</p><p>Sementara itu, Kepala Dinas PPKB dan PPA Kabupaten Langkat, Purnama Dewi Tarigan memberikan apresiasi kegiatan Sosialisasi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Kreatif kepada masyarakat, karena sosialisasi ini dapat menambah pengetahuan masyarakat khususnya bagi pasangan usia subur (PUS) tentang tata cara mengatur angka kelahiran dan juga mensukseskan program pemerintah dengan dua anak cukup.</p><p>"Saya berharap kedepannya kegiatan semacam ini digelar di daerah pesisir Kabupaten Langkat, karena pengetahuan tentang program KB ini penting diketahui masyarakat pesisir," ujarnya.</p><p>Sosialisasi KIE Kreatif ini digelar di Kabupaten Langkat dan di Kota Binjai. Setiap kali sosialisasi menghadirkan 200 orang peserta, setiap peserta dapat cendramata dari anggota Komisi IX DPR-RI Delia Pratiwi Br. Sitepu dan door prize dari BKKBN.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p>BKKBN Sumatera Utara terus berupaya menekan angka kelahiran agar menurun hingga mencapai angka 2,1 persen. Target tersebut bisa dicapai pada tahun 2025.</p><p>Demikian disampaikan Ketua Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Temazaro Zega, di Kelurahan Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim.</p><p>Menurut Temazaro, tingkat partisipasi masyarakat terhadap program KB masih tinggi. Namun, tidak bisa dipungkiri juga keinginan memiliki anak banyak itu masih ada.</p><p>Menyikapi hal itu, pihaknya terus berupaya memberikan pemahaman pentingnya memiliki dua anak cukup, sehingga dapat menjamin anak untuk lebih mendapatkan pendidikan yang lebih layak untuk menempa karakter dan mental anak agar lebih baik.</p><p>"Saya optimis dengan catatan upaya penurunan angka kelahiran itu diintensifkan, sehingga setiap keluarga mempunyai konsep dua anak cukup. Di era 1970 program KB pernah sukses di tengah-tengah masyarakat kita, namun seiring dengan perjalanan waktu di era reformasi program KB agak ditinggalkan masyarakat karena euforia politik yang mempengaruhi pola pikir masyarakat kala itu," ujarnya.</p><p>Namun kini masyarakat mulai sadar dengan program KB itu dan mulai mengatur jarak kelahiran, sehingga perawatan anak dapat lebih maksimal.</p><p>Sementara itu, Kepala Dinas PPKB dan PPA Kabupaten Langkat, Purnama Dewi Tarigan memberikan apresiasi kegiatan Sosialisasi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Kreatif kepada masyarakat, karena sosialisasi ini dapat menambah pengetahuan masyarakat khususnya bagi pasangan usia subur (PUS) tentang tata cara mengatur angka kelahiran dan juga mensukseskan program pemerintah dengan dua anak cukup.</p><p>"Saya berharap kedepannya kegiatan semacam ini digelar di daerah pesisir Kabupaten Langkat, karena pengetahuan tentang program KB ini penting diketahui masyarakat pesisir," ujarnya.</p><p>Sosialisasi KIE Kreatif ini digelar di Kabupaten Langkat dan di Kota Binjai. Setiap kali sosialisasi menghadirkan 200 orang peserta, setiap peserta dapat cendramata dari anggota Komisi IX DPR-RI Delia Pratiwi Br. Sitepu dan door prize dari BKKBN.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com