Senin, 18 Desember 2017

Rupiah Kamis sore melemah ke Rp13.583

Kamis, 26 Oktober 2017 20:07

Foto: Redaksi. Foto: Redaksi.
Ayo berbagi!

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (26/10) sore, bergerak melemah sebesar lima poin menjadi Rp13.583 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.578 per dolar Amerika Serikat (AS).

"Dolar AS terapresiasi seiring dengan data ekonomi Amerika Serikat yang bagus seperti pemesanan baru untuk manufaktur dan penjualan rumah baru mendorong," kata Kepala Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (26/10).

Ia mengemukakan bahwa pesanan baru AS untuk barang-barang manufaktur tahan lama pada September meningkat 2,2 persen menjadi 238,7 miliar dolar AS, sementara penjualan rumah keluarga tunggal baru di AS pada September 2017 sebesar 667.000 unit, di atas ekspektasi pasar.

Di sisi lain, lanjut dia, kandidat kuat pengganti Janet Yellen sebagai Ketua The Fed, yakni John Taylor juga masih bertahan, turut membuat dolar AS terjaga penguatannya mengingat Taylor merupakan figur yang "hawkish" dalam kenaikan suku bunga AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih mengatakan bahwa penjualan rumah di AS yang di atas ekspektasi pasar memberikan ekspektasi ekonomi Amerika Serikat masih dalam proses penguatan ke depannya.

"Sektor perumahan merupakan salah satu leading economic indicators yang bisa digunakan untuk memprediksi kondisi ekonomi dalam enam bulan mendatang. Naiknya penjualan juga sebagai indikasi menguatnya daya beli masyarakat dan membaiknya upah seiring dengan membaiknya kondisi ketenagakerjaan di AS," paparnya.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis (26/10) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi Rp13.560 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.570 per dolar AS.(Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar