Minggu, 21 Oktober 2018 | 09:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Rupiah Kamis sore melemah ke Rp13.583

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Redaksi.
Foto: Redaksi.
<p>Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (26/10) sore, bergerak melemah sebesar lima poin menjadi Rp13.583 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.578 per dolar Amerika Serikat (AS).</p><p><br></p><p>"Dolar AS terapresiasi seiring dengan data ekonomi Amerika Serikat yang bagus seperti pemesanan baru untuk manufaktur dan penjualan rumah baru mendorong," kata Kepala Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (26/10).</p><p><br></p><p>Ia mengemukakan bahwa pesanan baru AS untuk barang-barang manufaktur tahan lama pada September meningkat 2,2 persen menjadi 238,7 miliar dolar AS, sementara penjualan rumah keluarga tunggal baru di AS pada September 2017 sebesar 667.000 unit, di atas ekspektasi pasar.</p><p><br></p><p>Di sisi lain, lanjut dia, kandidat kuat pengganti Janet Yellen sebagai Ketua The Fed, yakni John Taylor juga masih bertahan, turut membuat dolar AS terjaga penguatannya mengingat Taylor merupakan figur yang "hawkish" dalam kenaikan suku bunga AS.</p><p><br></p><p>Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih mengatakan bahwa penjualan rumah di AS yang di atas ekspektasi pasar memberikan ekspektasi ekonomi Amerika Serikat masih dalam proses penguatan ke depannya.</p><p><br></p><p>"Sektor perumahan merupakan salah satu leading economic indicators yang bisa digunakan untuk memprediksi kondisi ekonomi dalam enam bulan mendatang. Naiknya penjualan juga sebagai indikasi menguatnya daya beli masyarakat dan membaiknya upah seiring dengan membaiknya kondisi ketenagakerjaan di AS," paparnya.</p><p><br></p><p>Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis (26/10) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi Rp13.560 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.570 per dolar AS.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 Oktober 2018 - 09:41 WIB

Salah sasaran, seorang remaja tewas dibacok

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 09:28 WIB

66 hari diterapkan, 36.643 pengendara langgar ganjil genap

Pembangunan | 21 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Presiden resmikan Tol Bocimi akhir Oktober

Amerika | 21 Oktober 2018 - 08:50 WIB

Trump: AS akan mundur dari perjanjian nuklir dengan Rusia

Liga Italia | 21 Oktober 2018 - 08:26 WIB

Bermain imbang, Genoa akhiri start sempurna Juventus

<p>Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (26/10) sore, bergerak melemah sebesar lima poin menjadi Rp13.583 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.578 per dolar Amerika Serikat (AS).</p><p><br></p><p>"Dolar AS terapresiasi seiring dengan data ekonomi Amerika Serikat yang bagus seperti pemesanan baru untuk manufaktur dan penjualan rumah baru mendorong," kata Kepala Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (26/10).</p><p><br></p><p>Ia mengemukakan bahwa pesanan baru AS untuk barang-barang manufaktur tahan lama pada September meningkat 2,2 persen menjadi 238,7 miliar dolar AS, sementara penjualan rumah keluarga tunggal baru di AS pada September 2017 sebesar 667.000 unit, di atas ekspektasi pasar.</p><p><br></p><p>Di sisi lain, lanjut dia, kandidat kuat pengganti Janet Yellen sebagai Ketua The Fed, yakni John Taylor juga masih bertahan, turut membuat dolar AS terjaga penguatannya mengingat Taylor merupakan figur yang "hawkish" dalam kenaikan suku bunga AS.</p><p><br></p><p>Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih mengatakan bahwa penjualan rumah di AS yang di atas ekspektasi pasar memberikan ekspektasi ekonomi Amerika Serikat masih dalam proses penguatan ke depannya.</p><p><br></p><p>"Sektor perumahan merupakan salah satu leading economic indicators yang bisa digunakan untuk memprediksi kondisi ekonomi dalam enam bulan mendatang. Naiknya penjualan juga sebagai indikasi menguatnya daya beli masyarakat dan membaiknya upah seiring dengan membaiknya kondisi ketenagakerjaan di AS," paparnya.</p><p><br></p><p>Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis (26/10) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi Rp13.560 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.570 per dolar AS.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com