Tiongkok Berhasil Luncurkan Satelit Beidou-3
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder | Editor : Administrator
<p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2017/11/06/63dc4ffbfbaa4b8fb764eec3dd4b2c6b.jpg"></p> <p>Pada Minggu (5/11) pukul 19:45 waktu setempat, Tiongkok berhasil meluncurkan dua satelit sistem pencari posisi global (GPS), BeiDou-3 dengan roket pembawa Long March 3B di Pusat Peluncuran Satelit Xichang. Ini merupakan peluncuran satelit BeiDou-3 yang pertama kali, sekaligus menandakan sistem navigasi berbasis satelit Tiongkok telah memasuki era baru. </p> <p>Sejak akhir abad ke-20, Tiongkok mulai menjajaki pengembangan sistem navigasi berbasis satelit yang sesuai dengan keadaan negeri sendiri. Setelah itu, terbentuk sebuah strategi yang disebut dengan "pembangunan tiga tahap" yakni, pertama, sebelum akhir tahun 2000 Tiongkok akan merampungkan pembangunan sistem BeiDou-1; kedua, sebelum akhir tahun 2012, Tiongkok akan merampungkan pembangunan sistem BeiDou-2 yang menyediakan layanan kepada kawasan Asia Pasifik; dan ketiga, sekitar tahun 2020, Tiongkok akan merampungkan pembangunan sistem global BeiDou yang menyediakan layanan kepada seluruh dunia. <p align=center><img src="http://indonesian.cri.cn/mmsource/images/2017/11/06/c581e330a33b4e15a7eec6ff400a51ce.jpg"></p> <p>Kini, dua tahap pertama telah direalisasi, dan Tiongkok merupakan negara ke-3 di dunia yang memiliki sistem navigasi berbasis satelit secara independen. <p>Berdasarkan rencana, sekitar akhir tahun 2018, Tiongkok akan meluncurkan 18 satelit BeiDou-3 yang dapat menjangkau seluruh negara yang dilintasi "Satu Sabuk Satu Jalan", dan hingga sekitar tahun 2020, 30 lebih satelit GPS akan dirampungkan, sehingga dapat menyediakan layanan kepada seluruh dunia. </p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Minggu, 22 April 2018 - 09:04 WIB
Kelompok paduan suara "The Resonanz Children`s Choir" (TRCC) pimpinan Avip Priatna dinobat...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
<p>Pasukan keamanan Arab Saudi mengatakan menembak jatuh pesawat nirawak mainan di ibukota Riy...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
<p>Puluhan ribu orang Hungaria berunjuk rasa pada Sabtu (21/4) menentang kendali pemerintah at...
Minggu, 22 April 2018 - 01:04 WIB
<p>Sedotan plastik, pengaduk minuman, dan cotton buds akan segera dilarang di Inggris sebagai ...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) dalam jumpa p...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) di Beijing me...
Sabtu, 21 April 2018 - 10:04 WIB
<p>Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) di dep...
Sabtu, 21 April 2018 - 10:04 WIB
<p>XINHUA: Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang hari ini (21/4) menanggapi peng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)