Sabtu, 25 November 2017

Indonesia siarkan langsung 38 cabang olahraga Asian Games 2018

Kamis, 09 November 2017 08:30

Logo Asian Games 2018. Sumber foto: http://bit.ly/2hkFBZd Logo Asian Games 2018. Sumber foto: http://bit.ly/2hkFBZd
Ayo berbagi!

Indonesia akan menyiarkan langsung 38 cabang olahraga dari 40 cabang olahraga dalam Asian Games 2018, menyusul kontrak tuan rumah dalam bidang penyiaran dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA) itu.

"Kami akan menggunakan total 427 kamera berdefinisi tinggi untuk menyiarkan secara langsung semua cabang olahraga kecuali cabang bridge dan squash," kata Direktur Penyiaran Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC), Linda Wahyudi dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (8/11).

Linda menjelaskan, kebutuhan minimal peralatan penyiaran untuk satu nomor pertandingan cabang olahraga adalah lima kamera. "Untuk satu cabang atletik misalnya, kami membutuhkan sekitar 37 kamera berdefinisi tinggi karena di dalamnya ada berbagai nomor perlombaan," ujar Linda.

Kebutuhan penyiaran paling mahal, menurut Linda, adalah nomor maraton atletik dan balap sepeda disiplin road race karena melibatkan satu helikopter dan tiga hingga empat sepeda motor.

"Biaya standar produksi penyiaran pertandingan dalam satu arena Asian Games mencapai 350 ribu dolar AS. Kalau untuk lari maraton dan balap sepeda di jalan itu mencapai satu juta dolar AS," kata Linda.

Linda mengatakan, pemegang hak siar Asian Games adalah Dentsu, perusahaan penyiaran asal Jepang. Sedangkan pemegang hak siar Asian Games 2018 di Indonesia adalah grup Emtek.

"Grup Emtek punya hak siar atas siaran melalui terestrial, melalui satelit, dan melalui kanal digital. Tapi, mereka juga akan membagi hak siar itu kepada sejumlah televisi nasional kecuali siaran pertandingan sepak bola dan bulu tangkis," katanya.

INASGOC menggandeng perusahaan manajemen penyiaran asal Swiss International Games and Broadcast Services (IGBS) sebagai mitra pengelolaan penyiaran pertandingan Asian Games ke-18.

"Penyiaran Asian Games akan didistribusikan di seluruh negara Asia bahkan ke Amerika Latin kecuali Brazil," ujar Linda.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal INASGOC Eris Herryanto mengatakan,sebanyak 55 disiplin olahraga akan mendapatkan siaran langsung selain upacara pembukaan dan penutupan Asian Games.

INASGOC semula menginginkan siaran langsung pertandingan Asian Games pada 13 Agustus 2018 sesuai dengan jadwal pertandingan yang berlangsung sebelum upacara pembukaan. Namun, OCA menolak keinginan itu dan meminta siaran langsung pertandingan setelah upacara pembukaan pada 18 Agustus 2018. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar