Sabtu, 25 November 2017

Penuhi panggilan tugas dewan juri Obama terima 232 ribu rupiah

Kamis, 09 November 2017 14:14

Presiden AS ke 44 Barack Hussein Obama (sumber foto: http://bit.ly/2jeqAIR) Presiden AS ke 44 Barack Hussein Obama (sumber foto: http://bit.ly/2jeqAIR)
Ayo berbagi!

Presiden Amerika Serikat ke 44, Barack Hussein Obama menjalankan kewajibannya sebagai warga negara AS, dengan memenuhi panggilan untuk menjadi anggota dewan juri di Cook Country, Chicago pada hari Rabu (08/11). Kedatangannya menjadi kejutan tersendiri bagi warga lainnya yang berada di lokasi untuk panggilan yang sama.

Tiba dengan pengawalan ketat sekitar pukul 10:00 waktu setempat, seperti dilaporkan oleh The Chicago Tribune, Obama langsung menuju lokasi yaitu Daley Center dan menuju lantai 17 gedung itu dimana dia disambut oleh Hakim Utama, Timothy Evans. Akhirnya, Obama tidak terpilih untuk menjadi anggota dewan juri, sebagaimana diperlukan.

Kehadirannya membuat kegaduhan, dan meskipun sejumlah satuan pengamanan gedung sempat melarang untuk mengambil bersama Obama, namun begitu dia hadir di tengah-tengah warga lain di ruang pertemuan semuanya menjadi ramai, dengan orang yang berlomba-lomba ingin mengambil foto dengannya. Seorang warga bernama Angel Martinez bahkan sempat mengabadikan momen kehadiran Obama dan mencuitnya di akun Twitternya @1992AngelM.

Sebanyak 168 warga hadir pada proses pemilihan tugas juri tersebut, termasuk Barack Obama. Diketahui Obama hadir karena berdomisili di daerah Kenwood yang terletak di yurisdiksi kota Chicago itu. Dalam sistem yuridis AS, putusan pengadilan dapat ditentukan oleh dewan juri yang terdiri dari warga negara biasa, dan hakim melakukan eksekusi berdasarkan hukum yang berlaku. Semua warga negara berkewajiban memenuhi panggilan apabila dipilih untuk mengikuti seleksi dewan juri, dan ditentukan kelayakannya berdasarkan evaluasi oleh hakim dan para pengacara yang terlibat dalam kasus. Selain Obama, sebelumnya Presiden ke 43, George W. Bush juga sempat memenuhi panggilan sebagai anggota dewan juri prospektif ketika sudah tidak menjabat sebagai presiden.

Seorang juru bicara pengadilan akhirnya mengeluarkan pernyataan bahwa: “Presiden Obama meyakini bahwa jabatan yang paling penting dalam demokrasi adalah sebagai warga negara yang baik, dan menurutnya tugas dewan juri adalah kewajiban inti seorang warga negara.” Obama sendiri sempat dimasukkan namanya ke dalam salah satu dari 16 dewan yang membutuhkan anggota, akan tetapi berhubung kebutuhan untuk semuanya terpenuhi, maka bersama warga lain yang tidak diperlukan, dia pun dibebaskan untuk pulang.

Sama seperti anggota prospektif lainnya, Obama pun akan menerima cek sebesar USD 17.2 (sekitar 232 ribu rupiah) karena kedatangannya, meskipun seorang juru bicaranya menyatakan bahwa uang tersebut akan dikembalikan Obama.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar