Jumat, 22 Juni 2018 | 12:40 WIB

Daftar | Login

Top header banner

/

Penuhi panggilan tugas dewan juri Obama terima 232 ribu rupiah

Rabu, 21 Oktober 2015 - 16:40 WIB    |    Penulis : Mario Vau    |    Editor : Administrator
Presiden AS ke 44 Barack Hussein Obama (sumber foto: http://bit.ly/2jeqAIR)
Presiden AS ke 44 Barack Hussein Obama (sumber foto: http://bit.ly/2jeqAIR)
<p>Presiden Amerika Serikat ke 44, Barack Hussein Obama menjalankan kewajibannya sebagai warga negara AS, dengan memenuhi panggilan untuk menjadi anggota dewan juri di Cook Country, Chicago pada hari Rabu (08/11). Kedatangannya menjadi kejutan tersendiri bagi warga lainnya yang berada di lokasi untuk panggilan yang sama. </p><p>Tiba dengan pengawalan ketat sekitar pukul 10:00 waktu setempat, seperti dilaporkan oleh <i>The Chicago Tribune</i>, Obama langsung menuju lokasi yaitu Daley Center dan menuju lantai 17 gedung itu dimana dia disambut oleh Hakim Utama, Timothy Evans. Akhirnya, Obama tidak terpilih untuk menjadi anggota dewan juri, sebagaimana diperlukan. </p><p>Kehadirannya membuat kegaduhan, dan meskipun sejumlah satuan pengamanan gedung sempat melarang untuk mengambil bersama Obama, namun begitu dia hadir di tengah-tengah warga lain di ruang pertemuan semuanya menjadi ramai, dengan orang yang berlomba-lomba ingin mengambil foto dengannya. Seorang warga bernama Angel Martinez bahkan sempat mengabadikan momen kehadiran Obama dan mencuitnya di akun Twitternya @1992AngelM. </p><p><br></p><blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en"><p dir="ltr" lang="en">OBAMA!Jury duty &amp; I just shook hands with the best president ever!! <a href="https://twitter.com/hashtag/obama?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#obama</a><a href="https://twitter.com/hashtag/Chicago?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#Chicago</a><a href="https://twitter.com/hashtag/juryduty?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#juryduty</a><a href="https://twitter.com/BarackObama?ref_src=twsrc%5Etfw">@BarackObama</a><a href="https://twitter.com/POTUS44?ref_src=twsrc%5Etfw">@POTUS44</a><a href="https://twitter.com/MichelleObama?ref_src=twsrc%5Etfw">@MichelleObama</a><a href="https://t.co/OxdX2g2E0F">pic.twitter.com/OxdX2g2E0F</a></p>— Angel Martinez 𓅓 (@1992AngelM) <a href="https://twitter.com/1992AngelM/status/928299176575815685?ref_src=twsrc%5Etfw">November 8, 2017</a></blockquote><p><br></p><p><br></p><p>Sebanyak 168 warga hadir pada proses pemilihan tugas juri tersebut, termasuk Barack Obama. Diketahui Obama hadir karena berdomisili di daerah Kenwood yang terletak di yurisdiksi kota Chicago itu. Dalam sistem yuridis AS, putusan pengadilan dapat ditentukan oleh dewan juri yang terdiri dari warga negara biasa, dan hakim melakukan eksekusi berdasarkan hukum yang berlaku. Semua warga negara berkewajiban memenuhi panggilan apabila dipilih untuk mengikuti seleksi dewan juri, dan ditentukan kelayakannya berdasarkan evaluasi oleh hakim dan para pengacara yang terlibat dalam kasus. Selain Obama, sebelumnya Presiden ke 43, George W. Bush juga sempat memenuhi panggilan sebagai anggota dewan juri prospektif ketika sudah tidak menjabat sebagai presiden. </p><p>Seorang juru bicara pengadilan akhirnya mengeluarkan pernyataan bahwa: “Presiden Obama meyakini bahwa jabatan yang paling penting dalam demokrasi adalah sebagai warga negara yang baik, dan menurutnya tugas dewan juri adalah kewajiban inti seorang warga negara.” Obama sendiri sempat dimasukkan namanya ke dalam salah satu dari 16 dewan yang membutuhkan anggota, akan tetapi berhubung kebutuhan untuk semuanya terpenuhi, maka bersama warga lain yang tidak diperlukan, dia pun dibebaskan untuk pulang. </p><p>Sama seperti anggota prospektif lainnya, Obama pun akan menerima cek sebesar USD 17.2 (sekitar 232 ribu rupiah) karena kedatangannya, meskipun seorang juru bicaranya menyatakan bahwa uang tersebut akan dikembalikan Obama. </p><p>&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 22 Juni 2018 - 12:30 WIB

Pendatang baru di DKI diminta segera lapor RT/RW

Hukum | 22 Juni 2018 - 12:13 WIB

Aman Abdurrahman divonis hukuman mati

Kriminalitas | 22 Juni 2018 - 11:05 WIB

Fredrich Yunadi hari ini bacakan nota pembelaan

Aktual Dalam Negeri | 22 Juni 2018 - 10:28 WIB

Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Jatim

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

Sabtu, 16 Juni 2018 - 11:27 WIB

Polisi tembak pembunuh nenek di Tapanuli Selatan

Selasa, 12 Juni 2018 - 12:26 WIB

Hari raya Idul Fitri, listrik aman dari pemadaman

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com