Rabu, 12 Desember 2018 | 06:43 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Ini waktu yang tepat periksa gula darah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2Aw0SUm
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2Aw0SUm
<p>Anda yang sudah berusia 40 tahun ke atas, sebaiknya segera memeriksakan kadar gula darah, karena tergolong berisiko terkena diabetes, ujar spesialis penyakit dalam, Dr Wismandari Wisnu, SpPD, KEMD, FINASIM. </p><p>"Begitu usia di atas 40 tahun, langsung cek. Kalau normal, lalu kapan chek lagi? Setiap tiga tahun sekali," ujar dia dalam acara Jakarta Diabetes Meeting 2017, di Jakarta, Kamis. </p><p>Sementara bagi mereka yang ternyata terdiagnosa prediabetes, Wismandari menyarankan pemeriksaan gula darah kembali di tahun berikutnya. </p><p>Prediabetes atau fase sebelum seseorang terkena diabetes terjadi jika gula darah puasa di atas 100 mg/dL atau 125 mg/dL.</p><p>Selain itu, kelompok usia di bawah 45 tahun, terutama yang memiliki sederet faktor risiko juga perlu segera memeriksakan gula darahnya. </p><p>Faktor risiko ini antara lain: gemuk, prediabetes, ada riwayat keluarga terkena diabetes, kadar kolesterol tinggi.  </p><p>Selain itu, tekanan darah tinggi (di atas 140/90 atau sedang minum obat), ada riwayat sakit jantung dan stroke, pernah melahirkan bayi yang beratnya lebih dari 4 kg. </p><p>"Lalu, saat hamil kadar gula darahnya tinggi, mereka sukar hamil dan kurang melakukan aktivitas fisik," kata dia.</p><p>Data menunjukkan pasa 2015 lalu, Indonesia berada di peringkat ke tujuh penyandang diabetes terbanyak di seluruh dunia, dengan jumlah 10 juta penyandang. </p><p>Dari jumlah ini, 1 dari 5 orang penyandang diabetes berusia bahkan di bawah usia 40 tahun (1,67 juta orang). Lalu, 4,6 juta merupakan kelompok usia 40-59 tahun. Sisanya, sebanyak 2 juta orang adalah usia 60-79 tahun. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:36 WIB

Menang besar di markas Red Star, PSG lolos sebagai juara grup

Event | 12 Desember 2018 - 06:17 WIB

Malaysia-Vietnam 2-2 di final pertama Piala AFF

Liga Champions | 12 Desember 2018 - 06:06 WIB

Salah dan Alisson antar Liverpool kalahkan Napoli dan lolos ke 16 besar

Pendidikan | 11 Desember 2018 - 22:25 WIB

Di Kudus, masih ada SD dimerger formasi CPNS

Politik | 11 Desember 2018 - 22:01 WIB

PSI puji Risma percantik Surabaya

<p>Anda yang sudah berusia 40 tahun ke atas, sebaiknya segera memeriksakan kadar gula darah, karena tergolong berisiko terkena diabetes, ujar spesialis penyakit dalam, Dr Wismandari Wisnu, SpPD, KEMD, FINASIM. </p><p>"Begitu usia di atas 40 tahun, langsung cek. Kalau normal, lalu kapan chek lagi? Setiap tiga tahun sekali," ujar dia dalam acara Jakarta Diabetes Meeting 2017, di Jakarta, Kamis. </p><p>Sementara bagi mereka yang ternyata terdiagnosa prediabetes, Wismandari menyarankan pemeriksaan gula darah kembali di tahun berikutnya. </p><p>Prediabetes atau fase sebelum seseorang terkena diabetes terjadi jika gula darah puasa di atas 100 mg/dL atau 125 mg/dL.</p><p>Selain itu, kelompok usia di bawah 45 tahun, terutama yang memiliki sederet faktor risiko juga perlu segera memeriksakan gula darahnya. </p><p>Faktor risiko ini antara lain: gemuk, prediabetes, ada riwayat keluarga terkena diabetes, kadar kolesterol tinggi.  </p><p>Selain itu, tekanan darah tinggi (di atas 140/90 atau sedang minum obat), ada riwayat sakit jantung dan stroke, pernah melahirkan bayi yang beratnya lebih dari 4 kg. </p><p>"Lalu, saat hamil kadar gula darahnya tinggi, mereka sukar hamil dan kurang melakukan aktivitas fisik," kata dia.</p><p>Data menunjukkan pasa 2015 lalu, Indonesia berada di peringkat ke tujuh penyandang diabetes terbanyak di seluruh dunia, dengan jumlah 10 juta penyandang. </p><p>Dari jumlah ini, 1 dari 5 orang penyandang diabetes berusia bahkan di bawah usia 40 tahun (1,67 juta orang). Lalu, 4,6 juta merupakan kelompok usia 40-59 tahun. Sisanya, sebanyak 2 juta orang adalah usia 60-79 tahun. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com