Sabtu, 15 Desember 2018 | 08:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Rupiah Kamis sore melemah tipis ke Rp13.514

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Redaksi.
Foto: Redaksi.
<p>Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore, bergerak melemah tipis sebesar tiga poin menjadi Rp13.517 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.514 per dolar Amerika Serikat (AS).</p><p><br></p><p>"Nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS, namun relatif terbatas di tengah kondisi dalam negeri yang dianggap masih memiliki fundamental ekonomi positif," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza priyambada di Jakarta, Kamis (9/11)</p><p><br></p><p>Menurut dia, dengan fundamental ekonomi yang positif maka masih terbuka peluang bagi rupiah untuk kembali terapresiasi terhadap dolar AS. Apalagi, saat ini Amerika Serikat juga sedang dibayangi ketidakpastian terkait kebijakan fiskalnya.</p><p><br></p><p>"Program reformasi pajak Amerika Serikat belum mendapatkan kesepakatan Senat AS. Kondisi itu membuat pelaku pasar keuangan khawatir program itu tidak bisa tercapai sehingga cenderung menahan transaksi ke aset berdenominasi dolar AS," katanya.</p><p><br></p><p>Ia menambahkan bahwa sentimen selanjutnya, pelaku pasar keuangan akan mencermati data neraca pembayaran yang akan dipublikasikan dalam waktu dekat ini, diharapkan sesuai dengan estimasi pasar sehingga dapat menopang pergerakan rupiah ke depannya.</p><p><br></p><p>Analis PT Bank Saudara Tbk Rully Nova mengatakan bahwa dengan perkiraan membaiknya ekonomi dunia dan harga komoditas akan mendukung perbaikan prospek pertumbuhan ekonomi nasional dan menjaga neraca keuangan Indonesia.</p><p><br></p><p>"Tren surplus neraca pembayaran dapat menjaga rupiah jangka panjang," katanya.</p><p><br></p><p>Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis (9/11) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi Rp13.514 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.524 per dolar AS.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 15 Desember 2018 - 08:24 WIB

Sejumlah tanggul jebol, banjir kepung Aceh Tenggara

Megapolitan | 15 Desember 2018 - 08:12 WIB

Polda Metro Jaya perkirakan 150 ribu Jakmania ikut perayaan Persija

Arestasi | 15 Desember 2018 - 07:49 WIB

Siber Polri ungkap jaringan pemalsu kartu kredit

Megapolitan | 15 Desember 2018 - 07:37 WIB

Ini pengaturan lalu lintas saat pawai Persija

Megapolitan | 15 Desember 2018 - 07:25 WIB

Pemprov DKI siapkan acara selebrasi Persija

<p>Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore, bergerak melemah tipis sebesar tiga poin menjadi Rp13.517 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.514 per dolar Amerika Serikat (AS).</p><p><br></p><p>"Nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS, namun relatif terbatas di tengah kondisi dalam negeri yang dianggap masih memiliki fundamental ekonomi positif," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza priyambada di Jakarta, Kamis (9/11)</p><p><br></p><p>Menurut dia, dengan fundamental ekonomi yang positif maka masih terbuka peluang bagi rupiah untuk kembali terapresiasi terhadap dolar AS. Apalagi, saat ini Amerika Serikat juga sedang dibayangi ketidakpastian terkait kebijakan fiskalnya.</p><p><br></p><p>"Program reformasi pajak Amerika Serikat belum mendapatkan kesepakatan Senat AS. Kondisi itu membuat pelaku pasar keuangan khawatir program itu tidak bisa tercapai sehingga cenderung menahan transaksi ke aset berdenominasi dolar AS," katanya.</p><p><br></p><p>Ia menambahkan bahwa sentimen selanjutnya, pelaku pasar keuangan akan mencermati data neraca pembayaran yang akan dipublikasikan dalam waktu dekat ini, diharapkan sesuai dengan estimasi pasar sehingga dapat menopang pergerakan rupiah ke depannya.</p><p><br></p><p>Analis PT Bank Saudara Tbk Rully Nova mengatakan bahwa dengan perkiraan membaiknya ekonomi dunia dan harga komoditas akan mendukung perbaikan prospek pertumbuhan ekonomi nasional dan menjaga neraca keuangan Indonesia.</p><p><br></p><p>"Tren surplus neraca pembayaran dapat menjaga rupiah jangka panjang," katanya.</p><p><br></p><p>Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis (9/11) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi Rp13.514 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.524 per dolar AS.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com